Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 02.48 WIB

9 Perilaku yang Membuat Kamu Disukai Oleh Orang Lain Tanpa Perlu Menjadi People Pleaser

Menjadi orang yang menyenangkan dapat dibangun melalui humor, empati, serta interaksi sosial yang tulus - Image

Menjadi orang yang menyenangkan dapat dibangun melalui humor, empati, serta interaksi sosial yang tulus

JawaPos.com - Ada orang yang masuk ke ruangan tanpa usaha keras, tapi dalam hitungan menit jadi pusat perhatian. Bukan karena gaya yang mencolok atau obrolan lucu yang dibuat-buat, tapi karena kehangatan yang terasa alami.

Ini bukan soal keberuntungan, melainkan karena mereka punya kebiasaan yang mengirim dua sinyal kuat sekaligus: menghargai diri sendiri dan menghormati orang lain.

Perpaduan dua hal itu menciptakan magnet sosial yang membuat orang merasa nyaman, bukan dikendalikan. Dan kabar baiknya, kamu pun bisa melatihnya tanpa harus menjadi people pleaser yang mengorbankan kebutuhan pribadi.

Berikut ini sembilan perilaku sederhana yang bisa membuatmu lebih disukai tanpa menjilat atau berpura-pura, seperti dilansir dari VegOut.

1. Pimpin Obrolan dengan Rasa Ingin Tahu yang Tulus

Bukan basa-basi, tapi pertanyaan yang benar-benar lahir dari ketertarikan. Dibanding bertanya “Kerja di mana?”, lebih menarik ketika kamu bertanya, “Apa yang bikin kamu tertarik banget sama traveling minimalis?”

Menurut penelitian dari Harvard Business School, orang yang mengajukan lebih banyak pertanyaan lanjutan dinilai jauh lebih menyenangkan.

Pertanyaan menunjukkan ketertarikan; pertanyaan lanjutan membuktikan bahwa kamu mendengarkan.

Cobalah ajukan satu pertanyaan terbuka hari ini, lalu gali satu lapisan lebih dalam dari jawaban yang diberikan. Rasakan sendiri bedanya.

2. Bagikan Energi Optimis Tanpa Menutup-nutupi

Optimisme bukan berarti menyangkal kenyataan. Kalau teman sedang kesal karena tanamannya layu, jangan asal bilang, “Pasti nanti tumbuh lagi, kok!” Akan jauh lebih baik jika kamu berkata, “Pasti nyebelin ya, mau tukeran trik? Tomatku sempat subur musim panas lalu.”

Kejujuran yang dibungkus harapan membuat kamu terlihat tulus, bukan basa-basi. Orang menyukai teman yang memberi harapan nyata, bukan yang sekadar jadi cheerleader.

3. Dengarkan Seolah Harus Merangkum

Alih-alih menunggu giliran bicara, dengarkan dengan niat untuk bisa merangkum maksudnya. Jangan lupakan juga untuk sesekali menyimpulkan sebagai isyarat kamu tertarik dengan apa yang mereka ceritakan.

Respons seperti itu bikin lawan bicara merasa dimengerti dan dihargai. Dan itu jauh lebih berkesan daripada komentar seadanya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore