Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 04.49 WIB

5 Kebiasaan Sederhana Agar Tetap Tenang, Tak Mudah Marah, dan Lebih Bahagia Setiap Hari

Seseorang yang tenang dan penuh syukur dalam menghadapi hari adalah kunci hidup damai. - Image

Seseorang yang tenang dan penuh syukur dalam menghadapi hari adalah kunci hidup damai.

JawaPos.com - Apakah Anda termasuk orang yang mudah terpancing emosi? Atau justru sebaliknya, Anda termasuk tipe yang nyaris tak pernah marah?

Percayalah, memiliki darah sedingin es bukanlah bawaan lahir semata, melainkan hasil dari kebiasaan yang dibangun setiap hari.

Banyak orang berpikir ketenangan adalah hasil dari meditasi atau hidup ala biksu. Padahal, ada cara lebih realistis dan bisa diterapkan dalam kehidupan modern tanpa perlu meninggalkan rutinitas Anda.

Dilansir dari Your Tango, berikut adalah 5 kebiasaan sederhana yang dilakukan oleh orang-orang yang jarang kehilangan kendali emosi.

Kebiasaan ini bisa Anda terapkan mulai hari ini untuk hidup yang lebih damai, fokus, dan penuh kendali.

1. Mereka Selalu Bersyukur Bahkan Saat Segalanya Tak Berjalan Sesuai Harapan
Salah satu kunci utama mengapa seseorang bisa tetap tenang dalam kondisi sulit adalah rasa syukur yang mendalam. Orang yang jarang marah biasanya pernah merasakan titik terendah dalam hidup, dan itu membuat mereka menghargai setiap detik kehidupan.

Ketika sesuatu berjalan tidak sesuai harapan, mereka langsung bertanya dalam hati, “Apakah bisa lebih buruk?” Jika jawabannya masih “ya”, maka tidak ada alasan untuk mengeluh. Selama mereka masih sehat dan bebas, selalu ada cara untuk memperbaiki situasi.

Biasakan diri untuk mencari sisi positif dari setiap peristiwa buruk. Latih pikiran Anda untuk selalu melihat peluang dalam tantangan.

2. Mereka Percaya Segalanya Bisa Diperbaiki dengan Usaha
Orang yang selalu tenang bukan berarti hidupnya bebas dari masalah. Namun, mereka memiliki growth mindset atau pola pikir berkembang keyakinan bahwa segala sesuatu bisa diperbaiki dan ditingkatkan dengan kerja keras dan waktu.

Mereka tak takut gagal karena tahu kegagalan hanyalah proses menuju kemajuan. Mereka tidak mudah cemas atau iri karena percaya, “Saya bisa mempelajari apa pun, selama saya mau berusaha.”

Menurut psikolog klinis Nick Wignall, orang dengan growth mindset cenderung melihat masalah sebagai kesempatan belajar, bukan sebagai ancaman. Ini yang membuat mereka lebih kalem saat menghadapi tantangan.

3. Mereka Menganggap Kesabaran sebagai Kekuatan Bukan Pengorbanan

Banyak orang merasa kesabaran itu menyiksa. Tapi tidak bagi orang-orang yang tenang. Mereka melihat waktu sebagai aset, bukan musuh.

Alih-alih cemas karena sesuatu tidak kunjung terjadi, mereka menggunakan jeda waktu untuk merencanakan, beristirahat, dan memperkuat diri. Mereka tahu hal-hal terbaik dalam hidup tidak datang secara instan.

Saat Anda menunggu hasil atau keputusan, ubah mindset Anda. Anggap penantian sebagai masa persiapan, bukan hambatan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore