Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 20.44 WIB

8 Perilaku Pria yang Tumbuh Tanpa Pernah Lihat Ibunya Dicintai: Dampaknya pada Hubungan Asmara

Ilustrasi seorang pria yang menunjukkan perilaku canggung dalam hubungan asmara karena pengalaman masa kecil yang minim afeksi. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang pria yang menunjukkan perilaku canggung dalam hubungan asmara karena pengalaman masa kecil yang minim afeksi. (Freepik)

JawaPos.com - Tumbuh besar dalam lingkungan yang minim menunjukkan kasih sayang atau afeksi bisa membentuk pola perilaku tertentu pada seseorang. Khususnya bagi pria, jika mereka jarang menyaksikan ibu menerima cinta, hal ini sering memengaruhi cara mereka menjalin hubungan asmara di kemudian hari.

Pola-pola ini sering kali muncul tanpa disadari, membentuk tantangan unik dalam dinamika percintaan mereka. Pria tersebut mungkin tidak menyadari bagaimana pengalaman masa kecilnya telah membentuk respons emosionalnya dalam hubungan. Melansir Geediting.com pada Minggu (25/05), ada delapan perilaku umum yang sering kali ditampilkan tanpa mereka sengaja sadari.

1. Kesulitan Mengungkapkan Kasih Sayang

Satu di antara tanda yang paling jelas adalah kesulitan dalam menyatakan afeksi, baik secara verbal maupun melalui sentuhan fisik. Mereka mungkin merasa canggung atau tidak yakin bagaimana cara yang tepat untuk menunjukkan rasa cinta serta perhatian kepada pasangan.

2. Menghindari Pembicaraan Emosional Mendalam

Mereka cenderung tidak nyaman saat diajak bicara tentang perasaan atau isu-isu emosional yang mendalam. Obrolan semacam itu bisa membuat mereka merasa tertekan dan memilih untuk menghindarinya sebisa mungkin demi kenyamanan pribadi.

3. Prioritaskan Logika di Atas Perasaan

Dalam menghadapi masalah hubungan, mereka mungkin lebih mengandalkan logika dan pemikiran rasional dibandingkan intuisi atau emosi. Perasaan dianggap kurang penting, bahkan cenderung diabaikan, dalam proses pengambilan keputusan penting.

4. Sulit Menerima Pujian atau Afeksi Balik

Menerima pujian atau bentuk kasih sayang dari pasangan bisa terasa aneh atau tidak nyaman bagi mereka. Mereka mungkin merespons dengan canggung atau bahkan meragukan ketulusan pujian yang diberikan kepada diri mereka.

5. Tidak Nyaman dengan Kerentanan Diri

Menunjukkan sisi rentan atau lemah diri adalah hal yang sangat sulit mereka lakukan di hadapan pasangan. Mereka mungkin takut terlihat tidak kuat atau khawatir akan dihakimi jika mereka membuka diri sepenuhnya secara emosional.

6. Terus-Menerus Mencari Validasi Eksternal

Adanya kebutuhan besar akan pengakuan atau persetujuan dari orang lain, termasuk pasangan, sering kali menjadi dorongan utama mereka. Mereka merasa perlu terus-menerus membuktikan nilai diri demi mendapatkan rasa aman dalam hubungan.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore