
TAMBAH RAMAI: Sejumlah pengunjung memilih menginap di hotel saat libur Nataru beberapa waktu lalu. Di momen pergantian tahun, jumlah pengunjung hotel naik. Persentasenya mencapai 80 persen. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Masuk ke lobi hotel bukan cuma soal cari kamar nyaman—ini juga bisa jadi cerminan kepribadian. Ada yang datang dengan santai dan sopan, ada juga yang bikin suasana jadi canggung karena sikapnya.
Dari pengalaman pribadi dan seringnya bepergian, saya belajar bahwa orang yang benar-benar punya kelas tidak hanya terlihat dari pakaian atau gaya bicara. Tapi dari cara mereka memperlakukan lingkungan sekitar, termasuk saat menginap di hotel.
Mereka tahu cara menjaga sikap tanpa kehilangan kenyamanan. Inilah sembilan hal yang tidak akan pernah mereka lakukan selama menginap, dikutip dari Geediting, Kamis (22/5).
1. Tidak Lupa Mengucapkan "Tolong" dan "Terima Kasih"
Meski terdengar sepele, kata-kata sopan bisa menciptakan suasana yang jauh lebih ramah. Sayangnya, masih banyak tamu hotel yang lupa mengucapkannya. Orang berkelas justru selalu menyapa staf dengan senyum, mengucapkan terima kasih, dan tidak segan membantu membuka pintu untuk orang lain.
Sikap kecil ini bisa berdampak besar. Bahkan, sapaan hangat di lobi bisa membuat hari staf hotel jadi lebih ringan.
2. Tidak Memperlakukan Staf Seperti Bawahan Pribadi
Buat mereka yang berkelas, staf hotel adalah profesional, bukan pelayan pribadi. Mereka menghargai kerja keras para staf dan bersikap sabar meski situasi tidak selalu sempurna. Saat layanan agak lambat, mereka memilih bersikap tenang daripada marah-marah.
Tahu nggak? Sikap sopan dari tamu bisa meningkatkan semangat kerja staf hotel, lho.
3. Tidak Asal Ambil Barang Hotel
Ya, sabun dan sampo kecil boleh dibawa. Tapi kalau mulai ambil jubah mandi, handuk, atau adaptor, itu sudah kebangetan. Orang berkelas tahu batas mana yang boleh diambil dan mana yang harus ditinggal.
Bahkan kamu mungkin akan menemukan orang yang pernah minta izin dulu sebelum ambil kantong teh ekstra. Sopan dan penuh pertimbangan.
4. Tidak Berisik di Area Umum
Orang berkelas sadar bahwa hotel adalah tempat istirahat untuk semua. Jadi mereka jaga volume suara, terutama di malam hari. Mereka juga mengingatkan anak-anaknya untuk tidak lari-larian di lorong atau berteriak di lift.
Percaya deh, tamu yang tenang jauh lebih menyenangkan dibanding yang ribut tengah malam.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
