Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 05.58 WIB

Bukan Kuno atau Ketinggalan Zaman, Ini 5 Alasan Mengapa Seseorang Masih Mencetak Tiket Perjalanan Mereka

5 Alasan Mengapa Seseorang Masih Mencetak Tiket Perjalanan Mereka - Image

5 Alasan Mengapa Seseorang Masih Mencetak Tiket Perjalanan Mereka

JawaPos.com - Di tengah era serba digital, kebiasaan mencetak tiket mungkin terdengar kuno.

Tapi tunggu dulu, nyatanya masih banyak orang yang memilih tiket cetak sebagai bagian penting dari rutinitas bepergian mereka.

Bukan karena gaptek atau takut teknologi, tapi karena ada alasan kuat di balik kebiasaan ini.

Dilansir dari Geediting, berikut lima alasan kenapa seseorang masih setia dengan tiket cetak.

1. Mereka ahlinya melakukan persiapan matang

Dalam dunia perjalanan, segalanya bisa berubah dalam sekejap. Mulai dari penundaan jadwal keberangkatan, perubahan gerbang, sampai transit mendadak.

Dengan tiket cetak di tangan, kamu punya salinan fisik yang tetap bisa diandalkan walau baterai habis atau sinyal hilang. Ini seperti peta yang menuntun langkahmu selama bepergian, memberi rasa aman dan kendali atas situasi yang tidak pasti.

2. Mereka tergila-gila pada detail

Orang yang menyukai barang fisik cenderung lebih teliti. Mencetak dokumen membuat seseorang benar-benar memperhatikan apa yang tertulis. Mulai dari waktu keberangkatan, nomor kursi, hingga lokasi transit.

Bagi mereka, mencetak tiket cetak bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari strategi menyeluruh dalam menjalani perjalanan tanpa celah. Semua detail kecil diperhatikan dengan saksama, menjadikan mereka partner terbaik saat merencanakan liburan atau urusan kerja.

3. Mereka menyukai hal-hal yang nyata

Di dunia yang dipenuhi layar dan notifikasi, memegang sesuatu yang nyata seperti tiket cetak bisa memberikan kepuasan berbeda.

Ini bukan soal nostalgia, tapi tentang pengalaman sensorik—suara kertas saat dibuka, bau tinta yang khas, dan rasa 'nyata' yang tidak bisa diberikan oleh PDF di ponsel.

Biasanya, orang-orang ini juga masih menikmati buku fisik, catatan tangan, dan agenda manual. Sebuah kebiasaan yang menunjukkan bahwa tidak semua hal harus serba digital untuk terasa lengkap.

4. Mereka terbiasa dengan rutinitas yang membosankan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore