Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 06.39 WIB

8 Sikap Gen Z terhadap Kesehatan Mental Ini Ternyata Dianggap Tepat Menurut Psikologi

Ilustrasi sikap gen Z terhadap kesehatan mental. (Freepik) - Image

Ilustrasi sikap gen Z terhadap kesehatan mental. (Freepik)

JawaPos.com - Generasi Z dinilai berhasil mengubah cara pandang masyarakat terhadap isu kesehatan mental. Mereka tidak hanya terbuka dalam membicarakan kondisi emosional, tetapi juga aktif menciptakan ruang yang lebih sehat untuk berdiskusi dan mencari solusi.

Jika sebelumnya isu mental health kerap dianggap tabu atau disembunyikan, kini situasinya mulai bergeser. Generasi muda ini berperan besar dalam mengikis stigma yang selama ini menghambat kesadaran publik.

Dilansir dari Blog Herald pada Selasa (13/5), berikut delapan sikap Gen Z yang dinilai tepat dalam merawat dan memahami kesehatan mental menurut pandangan para psikolog.

1. Membuka Ruang Diskusi secara Terbuka

Gen Z menunjukkan keberanian untuk membicarakan kesehatan mental di berbagai ruang, termasuk media sosial dan lingkungan pertemanan. Mereka tidak segan mengekspresikan perasaan atau pengalaman pribadi terkait kesehatan emosional.

Sikap ini dinilai efektif dalam mengurangi stigma dan mendorong orang lain untuk lebih terbuka terhadap bantuan profesional. Diskusi yang jujur juga menciptakan lingkungan yang lebih suportif secara emosional.

2. Menjadikan Self-Care sebagai Prioritas

Self-care tidak lagi dianggap sebagai bentuk kemewahan. Bagi Gen Z, menjaga diri secara fisik dan mental merupakan bagian penting dari rutinitas harian.

Aktivitas seperti meditasi, journaling, olahraga ringan, dan menjaga pola tidur dilakukan secara konsisten demi menjaga keseimbangan emosional. Pendekatan ini menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya pencegahan dalam menjaga kesehatan mental.

3. Lebih Terbuka terhadap Terapi

Gen Z memandang terapi sebagai bentuk perawatan diri yang wajar, bukan hanya untuk orang dengan gangguan berat. Konsultasi dengan psikolog dianggap sebagai langkah preventif untuk memahami diri dan menjaga stabilitas mental.

Sikap ini membantu menciptakan budaya baru, di mana terapi bukan lagi hal yang memalukan. Justru menjadi simbol kepedulian terhadap kesejahteraan psikologis.

4. Memanfaatkan Teknologi untuk Dukungan Mental

Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, Gen Z memanfaatkan aplikasi, platform daring, dan media sosial sebagai sarana pendukung kesehatan mental.

Mereka menggunakan aplikasi meditasi, mengikuti sesi terapi online, hingga terlibat dalam komunitas daring yang membahas topik seputar kesehatan mental. Pendekatan digital ini memberi akses yang lebih mudah dan nyaman bagi banyak orang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore