
Ilustrasi berteman akrab dengan mantan. (Freepik)
JawaPos.com - Putus cinta itu nggak selalu berarti hubungan harus benar-benar berakhir. Nyatanya, ada banyak orang yang bisa melewati masa transisi dari pasangan jadi teman dengan cara mulus
Di sekitarmu pasti ada yang seperti itu, saling dukung, dan nggak saling menyakiti. Tapi pasti juga ada yang sebaliknya. Bagi kamu yang pernah menjalani hubungan serius dan kemudian harus putus, berteman dengan mantan bisa terasa seperti berjalan di tali rapuh. Salah langkah sedikit, bisa saja kembali ke pola lama atau malah memunculkan luka lama.
Dilansir dari laman DMNews pada Senin (12/05), inilah 9 pola emosional yang dimiliki kamu yang masih berteman dengan mantan, menurut psikologi.
1. Kamu Lebih Memilih Menerima daripada Menyimpan Benci
Kalau kamu sering mengingat pertengkaran lalu dan merasa, "Seandainya dia nggak gitu dulu," berarti kamu masih terjebak di masa lalu. Sementara mereka yang bisa berteman dengan mantan memilih untuk menerima kenyataan.
Bukan berarti mereka pura-pura semuanya baik-baik saja. Mereka tetap mengakui bahwa pernah ada rasa sakit dan penyesalan. Tapi mereka nggak membiarkan itu jadi penghalang untuk maju. Memaafkan dan menerima bisa membuka ruang emosional baru untuk membangun hubungan yang lebih sehat sebagai teman.
2. Kamu Punya Empati yang Tinggi
Kalau kamu terbiasa memahami perasaan orang lain, ini bisa jadi modal. Orang yang penuh empati bisa menempatkan diri di posisi mantan mereka, dan itu bisa meredakan banyak konflik. Dengan empati, kamu bisa bertanya pada diri sendiri, "Apa yang dia rasakan sekarang?" atau "Apa yang sedang dia butuhkan?". Dan dari situ, kamu tahu kapan harus hadir dan kapan harus memberi jarak.
3. Kamu Tahu Pentingnya Batasan
Berhubungan baik dengan mantan bukan berarti kamu bebas masuk ke hidupnya kapanpun kamu mau. Justru batasan jadi kunci biar hubungan baru ini nggak membingungkan. Mungkin kamu dan dia sepakat untuk nggak membahas hubungan baru masing-masing. Atau kalian sepakat untuk nggak saling telepon tengah malam, batasan-batasan seperti ini membuat semuanya lebih jelas dan menghindari salah paham.
4. Kamu Terbiasa Komunikasi Secara Terbuka
Kamu nggak menyimpan unek-unek, kalau kamu merasa nggak nyaman, kamu bicara. Kalau belum siap ketemu, kamu bilang langsung tanpa alasan yang dibuat-buat. Kebiasaan terus terang ini sangat penting. Dengan komunikasi yang jujur, kamu dan mantan bisa menghindari drama yang nggak perlu dan tetap menjaga rasa saling menghargai.
5. Kamu Nggak Takut Menunjukkan Kerentanan
Kadang, untuk bisa berteman dengan mantan, kamu harus berani buka hati. Kamu nggak malu untuk bilang, "Aku masih agak sakit hati," atau "Aku belum siap ngobrol panjang sekarang."

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
