Ilustrasi seseorang yang sangat sensitif dan mudah tersinggung oleh perkataan. (Freepik)
JawaPos.com - Jika seseorang mengatakan kepada Anda, “Anda terlalu sensitif,” Anda tahu bahwa mereka sedang menguji kesabaran Anda. Jika seseorang dengan santai berkomentar, “Kamu sudah berubah,” Anda merasakan sengatan rasa defensif.
Ahh, kerumitan komunikasi manusia.
Namun, hal ini tidak selalu jelas. Faktanya, jiwa manusia begitu rumit sehingga frasa tertentu dapat mengguncang bahkan orang yang paling percaya diri sekalipun.
Dikutip dari geediting pada Kamis (24/4), ingatlah bahwa ini bukan tentang menyebabkan ketidaknyamanan. Sebaliknya, ini adalah tentang memahami interaksi kita dengan lebih baik, untuk mendorong komunikasi yang lebih jelas dan lebih berempati. Lagipula, bukankah itu inti dari percakapan yang diedit dengan baik?
1) “Kamu sudah berubah”
Bukankah lucu, bagaimana tiga kata sederhana bisa membangkitkan emosi yang begitu dahsyat?
“Kamu telah berubah.” Kalimat ini akan menohok Anda seperti sebuah pukulan, bahkan ketika Anda sedang penuh dengan rasa percaya diri. Ini adalah frasa yang entah bagaimana berhasil mempertanyakan keaslian Anda, pertumbuhan Anda, dan perjalanan Anda, sekaligus.
Namun, inilah yang paling penting - perubahan adalah bagian dari kehidupan. Kita tumbuh, berkembang, belajar dan tidak belajar. Itulah yang membuat kita menjadi manusia. Namun, ketika seseorang menunjukkan bahwa itu adalah hal yang buruk, hal ini dapat membuat Anda merasa bingung dan defensif.
Mengapa frasa ini memiliki kekuatan yang luar biasa? Karena kalimat ini menantang perasaan kita tentang diri kita sendiri dan citra yang kita proyeksikan kepada dunia. Hal ini menciptakan keretakan antara siapa diri kita dan apa yang orang lain anggap tentang diri kita.
Jadi, lain kali ketika seseorang mengatakan kepada Anda, “Anda telah berubah,” tariklah napas dalam-dalam. Ingatlah bahwa pertumbuhan tidak hanya tak terelakkan - tetapi juga patut dipuji.
Dan hei, mungkin mereka hanya perlu mengejar versi Anda yang baru dan lebih baik!
2) “Kamu terlalu sensitif”
Inilah frasa yang tidak pernah gagal untuk menyentuh saraf, tidak peduli seberapa besar kepercayaan diri Anda. Ijinkan saya untuk berbagi kisah pribadi.
Saya ingat suatu kali, saat rapat tim di tempat kerja, saya mengusulkan sebuah ide yang tidak diterima dengan baik. Alih-alih berfokus pada manfaat konsep itu sendiri, seorang rekan kerja berkata, “Kamu terlalu sensitif.”

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
