Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 13.30 WIB

Psikologi Ungkap 7 Batasan Krusial yang Tak Boleh Dilanggar jika Ingin Persahabatan Awet dan Solid

Ilustrasi dua teman yang saling menghormati batasan pribadi (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi dua teman yang saling menghormati batasan pribadi (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Memiliki teman yang selalu ada di kala senang maupun susah merupakan sebuah keberuntungan. Persahabatan yang kuat dan awet memerlukan komitmen, upaya, dan pengertian mendalam dari kedua belah pihak.

Untuk menjaga kualitas dan keharmonisan pertemanan, penting untuk mengerti dan menghargai batasan pribadi masing-masing. Menurut ilmu psikologi, terdapat beberapa batasan penting yang sebaiknya tidak kita langgar agar persahabatan tetap solid dan langgeng. 

Melansir dari Geediting.com, Selasa (22/4), berikut adalah batasan-batasan penting yang perlu diperhatikan.

1. Mengkhianati Kepercayaan atau Rahasia

Persahabatan yang kokoh dibangun di atas fondasi kuat yang dinamakan kepercayaan mutlak antar teman dalam segala situasi. Mengungkapkan rahasia pribadi yang sudah dipercayakan sungguh-sungguh kepada Anda bisa meruntuhkan fondasi penting tersebut dengan cepat.

2. Terus-menerus Negatif atau Mengeluh

Menjadi sumber energi negatif konstan dan selalu membawa suasana murung menguras semangat batin teman dalam jangka panjang. Pola komunikasi yang selalu mengeluh tanpa mencari solusi akan membuat orang lain lelah berinteraksi dengan Anda.

3. Tidak Menghargai Batasan Pribadi

Setiap orang punya batasan jelas mengenai kebutuhan waktu, ruang pribadi, atau tingkat kenyamanan yang harus dihormati sepenuhnya. Mengabaikan batasan ini menunjukkan kurangnya respek yang fundamental terhadap teman Anda sebagai individu.

4. Memanfaatkan Teman secara Berlebihan

Mengambil keuntungan finansial, tenaga, atau emosional dari teman tanpa timbal balik seimbang sangat merusak dinamika persahabatan. Hakikat persahabatan sejati didasari hubungan memberi dan menerima yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

5. Memberikan Kritik atau Penghakiman Berlebihan

Memberikan komentar terus-menerus bersifat merendahkan atau menghakimi mengikis rasa percaya diri teman secara perlahan. Dukungan tulus lebih dibutuhkan daripada penilaian negatif yang disampaikan tanpa niat membangun.

6. Tidak Menunjukkan Empati atau Mengabaikan Perasaan

Ketika teman berbagi masalah atau perasaan, penting mendengarkan penuh perhatian dan menunjukkan empati tulus. Mengabaikan emosi mereka bisa membuat teman merasa tidak didengar atau dihargai dalam momen krusial.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore