Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 02.24 WIB

8 Perilaku Ini Secara Tidak Sadar Membuat Orang Lain Tidak akan Mempercayai Kita Lagi

Ilustrasi orang yang tidak dapat dipercaya. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang tidak dapat dipercaya. (Freepik)

JawaPos.com – Terkadang kita tidak merasa bahwa perilaku yang kita tunjukkan selama ini dapat membuat orang lain enggan mempercayai kita lagi. Ini adalah perilaku yang sering kali tidak kita sadar, tetapi berdampak besar pada kredibilitas kita.

Dilansir dari geediting.com, perilaku ini seperti mengirimkan tanda ketidakjujuran, sehingga membuat orang lain meragukan kita. Berikut adalah delapan perilaku yang membuat orang lain berhenti mempercayai kita lagi.

1. Tidak cukup transparan

Kebohongan kecil atau pengalihan informasi mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi seiring berjalannya waktu, itu dapat mengikis kepercayaan orang lain. Beberapa orang cukup pandai melihat ketidakjujuran, membuat mereka akan terus meragukan apa yang kita katakan.

2. Tidak ada kelanjutan

Jika kita membuat rencana dan sering kali tidak menunjukkan kelanjutannya, hal itu dapat membuat orang lain meragukan komitmen kita. Kepercayaan bukan hanya tentang kejujuran, tetapi juga kesesuaian dengan apa yang kita katakan.

3. Bukan pendengar yang baik

Tidak menjadi pendengar yang baik ketika orang berbicara dapat membuat kita menjadi orang yang sulit untuk dipercaya. Ini karena kita tidak dapat benar-benar menghargai apa yang mereka katakan, dan hal itu menjadi penghalang mereka untuk mempercayai kita.

4. Terlalu mementingkan diri sendiri

Jika kita selalu mengutamakan diri sendiri, perasaan tersebut membuat orang lain sulit menumbuhkan rasa percaya kepada kita. Kita perlu memahami batasan antara berbagi pengalaman dan mendominasi percakapan, karena itu dapat dianggap egois

5. Tidak menunjukkan empati

Kurang empati membuat kita kesulitan untuk memahami dan berbagi perasaan dengan orang lain, ini membuat mereka sulit mempercayai kita. Jika kita berempati hubungan yang saling percaya akan terbentuk, karena sama-sama diperhatikan, didengar, dan dihargai.

6. Tidak konsisten

Konsistensi adalah kunci untuk membangun kepercayaan. Jika kita terus mengatakan hal yang berbeda setiap waktu, itu dapat membuat orang bingung dan sulit untuk percaya dengan apa yang kita katakan, karena tidak adanya konsistensi.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore