Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 05.03 WIB

Berikut Beberapa Penyebab Depresi Pada Pria dan Cara Menyembuhkannya Menurut Psikologi

Berikut Beberapa Penyebab Depresi Pada Laki-Laki dan Cara Menyembuhkannya, Menurut Psikologi (Freepik) - Image

Berikut Beberapa Penyebab Depresi Pada Laki-Laki dan Cara Menyembuhkannya, Menurut Psikologi (Freepik)

JawaPos.com - Banyak orang masih beranggapan bahwa laki-laki selalu harus kuat, tahan banting, dan tidak boleh terlihat lemah.

Sayangnya, anggapan ini sering kali membuat laki-laki sulit untuk terbuka soal perasaan mereka, apalagi jika sedang mengalami tekanan mental seperti depresi. Padahal, depresi bisa menyerang siapa saja, termasuk laki-laki, dan jika tidak ditangani dengan benar, dampaknya bisa sangat serius.

Menurut Healthdirect dan Healthline, depresi pada laki-laki sering kali tidak dikenali karena gejalanya bisa berbeda dari yang umum terjadi.

Mereka mungkin tidak akan mengatakan bahwa mereka merasa sedih, tapi justru menunjukkan perubahan sikap, seperti mudah marah, menarik diri, atau berperilaku berisiko. Tapi, apa sebenarnya penyebab depresi pada laki-laki? Berikut penjelasannya!

1. Tekanan sosial dan budaya: Banyak laki-laki tumbuh dengan anggapan bahwa mereka harus jadi “tulang punggung” dan tidak boleh menunjukkan kelemahan. Tekanan untuk selalu tampil kuat ini bisa membuat mereka menyimpan semua perasaan negatif sendirian.

2. Masalah keuangan dan pekerjaan: Stres karena kehilangan pekerjaan, tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga, atau tidak puas dengan karier juga bisa memicu perasaan gagal, tidak berdaya, dan akhirnya mengarah pada depresi.

3. Masalah hubungan: Pertengkaran dalam hubungan, perceraian, atau perasaan kesepian setelah kehilangan pasangan bisa sangat memengaruhi kondisi mental seorang pria. Apalagi jika mereka tidak punya tempat untuk berbagi perasaan selain pasangannya.

4. Masalah kesehatan atau perubahan hormon: Beberapa kondisi medis seperti gangguan tiroid, penyakit kronis, atau perubahan hormon testosteron juga bisa berkontribusi pada munculnya gejala depresi.

5. Pengalaman trauma masa lalu: Pelecehan, kehilangan orang terdekat, atau pengalaman buruk yang belum terselesaikan bisa muncul kembali dalam bentuk gejala depresi di masa kini.

Cara Menyembuhkan Depresi Menurut Psikologi

Kabar baiknya, depresi bisa diatasi. Berikut beberapa langkah yang disarankan oleh para ahli psikologi:

1. Bicara dengan profesional: Langkah pertama dan paling penting adalah berbicara dengan psikolog atau psikiater. Mereka bisa membantu mengenali gejala dan memberikan penanganan yang sesuai, seperti terapi bicara atau pengobatan.

2. Terapi kognitif perilaku (Cognitive Behaviour Therapy/ CBT): CBT adalah salah satu terapi yang biasanya digunakan psikolog untuk membantu seseorang memahami pola pikir negatif dan menggantinya dengan pola pikir yang lebih sehat.

3. Gaya hidup sehat: Olahraga teratur, tidur cukup, mengurangi alkohol, dan menjaga pola makan sehat juga berperan besar dalam proses pemulihan mental.

4. Dukungan dari orang terdekat: Berbagi cerita kepada orang yang dipercaya bisa membantu meringankan beban mental. Dukungan dari keluarga dan teman sangat penting bagi proses penyembuhan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore