Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 April 2025 | 21.43 WIB

5 Tips Perilaku Orang Tua Agar Anak Dewasa Kamu Lebih Terbuka Menurut Psikologi, Apa Saja?

Perilaku orang tua agar anak dewasa terbuka menurut Psikologi - Image

Perilaku orang tua agar anak dewasa terbuka menurut Psikologi

JawaPos.com – Membangun hubungan yang hangat dan terbuka dengan anak dewasa bukanlah hal yang mudah. Banyak orang tua tanpa sadar masih menerapkan pola asuh yang justru membuat anak merasa tertekan atau menjauh.

Psikologi menunjukkan bahwa ada beberapa perilaku yang sebaiknya dilakukan agar anak dewasa merasa lebih nyaman untuk berbagi cerita, berdiskusi, dan menjalin komunikasi yang sehat.

Dilansir dari geediting.com pada Selasa (1/4), diterangkan bahwa terdapat lima perilaku orang tua yang harus dilakukan jika ingin anak dewasa lebih terbuka pada mereka menurut Psikologi.

1. Menahan diri dari memberi nasihat tanpa diminta

Sebagai orangtua, memberikan nasihat kepada anak sudah menjadi naluri alami meskipun mereka telah dewasa. Namun nasihat yang tidak diminta seringkali membuat anak dewasa merasa terganggu dan menganggap orangtua tidak mempercayai kemampuan mereka dalam mengatasi masalah.

Yang lebih bijak adalah menciptakan lingkungan di mana anak merasa nyaman untuk meminta saran ketika mereka membutuhkannya, dan ini dimulai dengan mendengarkan secara aktif tanpa menghakimi.

Praktik mendengarkan aktif berarti fokus penuh pada apa yang disampaikan, memahami sudut pandang mereka, dan memberikan respons yang menunjukkan pemahaman terhadap perasaan mereka.

2. Mengendurkan kontrol yang berlebihan

Melepaskan kontrol terhadap anak yang sudah dewasa memang bukan hal yang mudah bagi orangtua. Kunjungan mendadak ke tempat tinggal mereka atau terlalu sering mengkhawatirkan kesejahteraan mereka justru bisa menghambat kemandirian yang sedang mereka bangun.

Kontrol yang terlalu ketat dapat merusak hubungan saling percaya yang seharusnya terjalin antara orangtua dan anak dewasa.

Lebih baik memberikan mereka kebebasan untuk membuat keputusan sendiri dan belajar dari kesalahan, sambil tetap menjadi pendukung saat mereka membutuhkan.

3. Menghormati batasan pribadi

Ketika anak-anak masih kecil, orangtua terlibat dalam setiap aspek kehidupan mereka mulai dari pengambilan keputusan hingga memberikan arahan. Namun saat mereka beranjak dewasa, kebutuhan akan privasi dan otonomi menjadi sangat penting untuk dihargai.

Mengabaikan batasan pribadi seperti berkunjung tanpa pemberitahuan atau terlalu mencampuri urusan pribadi mereka hanya akan menciptakan jarak.

Cara terbaik adalah dengan selalu meminta izin sebelum memberikan masukan atau berkunjung, serta menghargai kebutuhan mereka akan ruang pribadi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore