Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Maret 2025 | 17.17 WIB

3 Cara Kamu Bisa Menyakiti Diri Sendiri Secara Psikologis, Hati-Hati Terjebak Ekspektasi!

Ilustrasi melukai hati sendiri. (Pexels) - Image

Ilustrasi melukai hati sendiri. (Pexels)

JawaPos.com – Cinta memang memiliki keajaiban tersendiri dalam menyembuhkan hati dengan berbagai cara. Namun, perasaan seseorang terhadapmu bukanlah sesuatu yang bisa diubah sesuka hati.

Terkadang, bukan hanya sikap orang lain yang menyebabkan patah hati, tetapi juga diri sendiri yang tanpa sadar menetapkan dan mengejar ekspektasi yang tidak ingin dipenuhi oleh orang lain.

Dari pengalaman pahit yang telah dilewati, kita bisa belajar banyak hal. Secara psikologis, ada pola tertentu yang sering kali tidak kita sadari.

Mengutip Thought Catalog pada Kamis (27/3), berikut tiga cara yang secara psikologis dapat membuat kita menyakiti diri sendiri:

1. Memberikan penjelasan pada seseorang yang tidak mau mendengarkan perkataanmu

Kamu membagikan perasaan, pikiran dan kebutuhan kepada seseorang yang tak hanya kurang mendengarkanmu; dia sengaja tidak mau mendengarkanmu.

Meski kamu sudah mengutarakannya dengan suara yang lebih keras, mengganti kata-katamu, atau menggunakan sebuah metafora agar dia bisa mengerti, nyatanya kamu sengaja diabaikan.

Kalau sudah begini, tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menerimanya. Apapun yang kamu katakan atau lakukan, pandangan mereka terhadapmu sudah membatu. Manusia itu cenderung konsisten dalam perspektif dan perasaan, dan kalau mereka tidak mau mempelajari caramu berkomunikasi, siap-siap lepaskan saja.

Biarkan percakapanmu yang terakhir menjadi yang benar-benar terakhir, lalu pergilah. Kamu itu bukannya seseorang yang merepotkan atau manja. Kamu hanya mengetuk pintu hati yang salah saja.

2. Mencintai seseorang dengan harapan dicintai balik

Sebaik-baiknya kepribadian dan isi hatimu tidak menjamin semua orang merasa cocok denganmu. Itu seharusnya jangan jadi masalah yang dibesar-besarkan.

Cinta yang tak berbalas tentu saja sesuatu yang menyakitkan. Namun, semakin cepat kamu menerima keadaan, semakin mudah kamu akan move on dan dapat mencari penggantinya.

Ada seseorang di luar sana yang pastinya lebih cocok dengan kepribadianmu dan dapat menemanimu untuk berkembang di masa depan. Orang tersebut hanya dapat menemukanmu jika kamu telah melepaskan yang sudah berlalu.

3. Menjalani hidupmu yang hanya satu kali tanpa menikmatinya

Kamu hidup di dunia ini hanya satu kali. Kalau setiap hari kamu hanya mengikuti jadwal, apa nikmatnya? Apakah itu pekerjaanmu, berita dan algoritma media sosialmu, hal-hal yang mengalihkanmu dari kesadaran terhadap apa yang sedang terjadi saat di lingkungan sekitarmu sendiri.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore