
Ilustrasi, orang yang sulit lepas dari kebiasaan buruk. Pinterest/ BuzzFeed.
JawaPos.com - Banyak orang mengeluhkan sulit sekali lepas dari kebiasaan buruk. Itu benar adanya, Melissa Gallagher, LCSW, direktur eksekutif di Victory Bay, menjelaskan bahwa kebiasaan sulit dihentikan karena tersimpan di ganglia basal, pilot otomatis otak yang tidak memerlukan pemikiran sadar untuk beroperasi.
Tidak heran kalau kemauan dan tekad kuat saja tidak cukup untuk mengubah apalagi menghentikan kebiasaan buruk. Dilansir JawaPos.com dari everydayhealth pada Kamis (16/4), Anda perlu coba 11 cara ini karena terbukti efektif menurut ahli dan penelitian.
1. Kenali Pemicu
Kebiasaan sering kali terbentuk karena ada pemicu internal maupun eksternal. Jadi, langkah pertama untuk menghentikan kebiasaan, terutama kebiasaan buruk ialah dengan mengidentifikasi pemicunya.
Kemudian, catat waktu, tempat, apa yang Anda lakukan atau rasakan, dan apa yang Anda lakukan selanjutnya. Lakukan hal tersebut paling tidak selama seminggu, niscaya Anda akan mengetahui pemicunya.
2. Ganti, Jangan Hanya Hilangkan
Mencoba menghilangkan sebuah kebiasaan tanpa menggantinya dengan perilaku lain jarang sekali berhasil, karena isyarat perilaku tetap ada. Jadi, Anda perlu menggantinya dengan perilaku yang lebih sehat dan memberikan imbalan serupa.
Gallagher mengatakan perilaku ini dikenal sebagai 'substitusi pemicu'. Contohnya, jika stres membuat Anda meraih keripik, cobalah latihan pernapasan dalam untuk rileks sebagai gantinya. Seiring waktu, otak Anda akan mengaitkan pemicu dengan perilaku baru yang lebih sehat.
3. Mulailah dari yang Kecil
Penelitian menunjukkan, langkah-langkah yang lebih kecil dan spesifik lebih menunjukkan perubahan kebiasaan yang berkelanjutan daripada upaya membuat perubahan besar sekaligus. Keberhasilan kecil juga membantu Anda membangun kepercayaan diri.
Namanya kemenangan meskipun kecil tetap terasa menyenangkan, membuat motivasi Anda bergeser dari motivasi ekstrinsik yang didorong oleh imbalan eksternal ke motivasi intrinsik yang didorong oleh kepuasan serta kenikmatan internal.
Sementara itu, perubahan yang terlalu besar atau luas sering kali menjadi boomerang, karena membutuhkan pengendalian diri yang signifikan sekaligus menguras energi, mental, dan motivasi.
Ketika kemajuan terasa terlalu sulit atau tujuan terlalu jauh juga membuat seseorang cenderung meninggalkan upaya untuk menghentikan kebiasaan buruk, bahkan memilih untuk menyesuaikan diri dan terus maju dengan kebiasaan tersebut.
Misalnya, mengganti camilan manis dengan semangkuk buah dan yoghurt seminggu sekali. Kemudian, Anda meningkatkan frekuensinya, karena tindakan tersebut mulai terasa memuaskan dengan sendirinya.
Itulah yang dimaksud kenikmatan intrinsik menciptakan siklus yang saling memperkuat, demikian yang dijelaskan Samantha Gambino, PsyD, psikolog klinis yang berbasis di New York City.
4. Gunakan Visualisasi
Penelitian mengungkapkan, teknik imajinasi terbimbing dan visualisasi mendukung perubahan perilaku, khususnya ketika seseorang membayangkan proses mengubah perilakunya daripada hanya hasilnya.
Untuk melatih visualisasi, pejamkan mata dan bayangkan diri menghadapi pemicu kebiasaan buruk. Alih-alih melakukan kebiasaan buruk, visualisasikan diri berhenti sejenak dan memilih tindakan yang berbeda. Praktikkan selama 1-2 menit dalam sehari.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
