
Ilustrasi. (freepik)
JawaPos.com-Beberapa orang tampak baik, jujur, dan dapat dipercaya. Namun, tidak semua yang tampak baik benar-benar memiliki niat baik. Ada orang yang hanya berpura-pura baik demi keuntungan pribadi, dan sering kali mereka cukup pandai menyembunyikan sifat aslinya.
Menurut psikologi, ada tanda-tanda tertentu yang dapat membantu kita mengenali orang-orang seperti ini.
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Rabu, 5 Maret 2025, berikut adalah tujuh tanda bahwa seseorang hanya berpura-pura menjadi orang baik:
1. Mereka Hanya Bersikap Baik Ketika Membutuhkan Sesuatu
Orang yang benar-benar baik memiliki kebaikan yang tulus, terlepas dari situasi atau kondisi mereka. Namun, seseorang yang berpura-pura baik biasanya hanya menunjukkan sikap tersebut saat mereka ingin mendapatkan sesuatu dari Anda.
Misalnya, mereka mungkin sering menghubungi Anda hanya saat membutuhkan bantuan atau dukungan. Begitu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka tiba-tiba menghilang. Ini adalah tanda klasik bahwa mereka memanfaatkan Anda, bukan benar-benar peduli dengan Anda.
Menurut Psychology Today, kebaikan sejati tidak bersifat transaksional. Jika seseorang hanya baik ketika mereka mendapat manfaat dari hubungan tersebut, itu pertanda jelas bahwa kebaikan mereka tidak tulus.
2. Mereka Tidak Pernah Bertanggung Jawab Atas Kesalahan Mereka
Salah satu tanda utama bahwa seseorang hanya berpura-pura baik adalah bagaimana mereka menangani kesalahan mereka. Orang yang benar-benar baik bersedia mengakui kesalahan, meminta maaf, dan berusaha memperbaiki keadaan. Sebaliknya, orang yang hanya berpura-pura baik akan menghindari tanggung jawab dengan berbagai cara.
Mereka mungkin menyalahkan orang lain, membuat alasan, atau bahkan memutarbalikkan fakta agar tampak seperti korban. Ini menunjukkan bahwa mereka lebih peduli dengan citra diri mereka daripada benar-benar menjadi orang yang bertanggung jawab.
3. Kebaikan Mereka Hilang Ketika Tidak Ada Orang yang Melihat
Orang yang benar-benar baik akan memperlakukan semua orang dengan hormat, baik saat ada orang yang mengawasi maupun tidak. Namun, orang yang hanya berpura-pura baik biasanya hanya menunjukkan kebaikannya saat ada penonton.
Fenomena ini dikenal sebagai "efek penonton" dalam psikologi. Orang cenderung bertindak lebih baik ketika mereka merasa diamati, tetapi begitu mereka sendirian atau berada dalam situasi di mana mereka tidak perlu menjaga citra, sikap mereka bisa berubah drastis.
Misalnya, mereka mungkin bersikap sangat sopan dan murah hati di tempat kerja, tetapi kasar terhadap staf layanan atau orang-orang yang tidak mereka anggap penting. Ini adalah tanda bahwa kebaikan mereka hanyalah untuk pencitraan.
4. Mereka Memberi Hanya Jika Mengharapkan Balasan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022