Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 17.00 WIB

Iran Pertimbangkan Keluar dari Non-Proliferasi Nuklir

Kekhawatiran seputar program nuklir Iran telah meningkat setelah pengumuman Energi Atom internasional PBB minggu lalu. (Organisasi Energi Atom Iran melalui AP, File)

JawaPos.com - Wakil Ketua Parlemen Iran, Ali Nikzad, Senin (28/9), mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan mengambil langkah untuk keluar dari Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

"Rancangan undang-undang untuk keluar dari NPT saat ini sedang ditinjau secara mendesak dan akan dibahas pada hari yang sama saat dokumen tersebut diterima secara resmi. Namun, parlemen juga akan mempertimbangkan implikasi internasionalnya," menurut kutipan pernyataan Nikzad oleh kantor berita Fars, dilansir dari Antara, Selasa (29/9).

Pada 13 September, Abbas Goudarzi, anggota presidium parlemen, juga menyatakan bahwa keluarnya Iran dari NPT merupakan "langkah yang sangat nyata dan mudah untuk diwujudkan."

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan dari podium Majelis Umum PBB bahwa Teheran tidak memandang senjata semacam itu sebagai faktor keamanan dan menolaknya.

Mendiang pemimpin Iran, Ali Khamenei, telah mengeluarkan larangan keagamaan terkait senjata nuklir.

Namun penerusnya, Mojtaba Khamenei, belum memberikan komentar mengenai masalah tersebut ataupun mengeluarkan larangan serupa.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore