
Penasihat hukum Erick Soedjasa, Irjen Pol (Purn) Hapsoro Wahyu Priyono, menyampaikan keterangann kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri pada Senin (14/9). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus dugaan penggelapan dalam jabatan dengan tersangka Erick Soedjasa kini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Senin (14/9), penasihat hukum Erick menyampaikan klarifikasi atas penangkapan kliennya di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), pada Rabu pekan lalu (9/9).
Usai menemui penyidik di Gedung Bareskrim Polri, Irjen Pol (Purn) Hapsoro Wahyu Priyono sebagai penasihat hukum Erick menyampaikan bahwa kliennya sudah lama ingin pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan persoalan. Namun, sakit kanker usus yang diderita memaksa Erick menuntaskan pengobatan di Singapura. Dia menyebut, pengobatan berlangsung panjang sejak 2022 lalu.
“Erick tidak pernah memiliki niat untuk kabur ataupun menghindari proses hukum. Sejak tahun 2022, keberadaannya di Singapura memang berkaitan dengan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan,” kata dia kepada awak media.
Usai menjalani pengobatan di Singapura, Hapsoro menyatakan bahwa kliennya sudah menyatakan keinginan untuk pulang ke Indonesia. Namun, ada beberapa pihak yang memengaruhi kliennya untuk tidak pulang. Alasannya karena aparat penegak hukum bakal langsung melakukan penangkapan. Namun, dia enggan mengungkap pihak-pihak dimaksud.
“Jadi, saya klarifikasikan bahwa dia sebenarnya niat ingin pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan masalahnya. Bukan bukan karena kabur,” terang dia.
Adapun terkait dengan penerbangan dari Singapura ke Bandara Internasional Juanda lantaran saat itu masih ada larangan penerbangan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sehingga penerbangan langsung ke Bandara Internasional Juanda. Di lokasi itu pula, aparat mengamankan Erick.
“Masuk melalui Surabaya sama sekali bukan upaya untuk menghindari aparat. Erick masuk ke Indonesia melalui jalur resmi dan kemudian hadir untuk menghadapi proses hukum. Justru hal tersebut menunjukkan bahwa sejak awal keputusan kepulangannya adalah untuk menyelesaikan persoalan ini,” jelasnya.
Lebih lanjut Hapsoro menyatakan bahwa kliennya tidak berniat melakukan tindak kejahatan sebagaimana disangkakan oleh polisi. Sebab, yang bersangkutan sama sekali tidak mengetahui bahwa uang yang diserahkan kepada dirinya berasal dari hasil perbuatan melawan hukum. Karena itu, tidak hanya meminta maaf kepada pelapor, pihaknya memastikan akan mengembalikan uang tersebut.
“Kalau memang dinyatakan bahwa itu adalah uang kejahatan, Erick siap untuk mengembalikan. Karena apa? Dalam BAP yang saya tangani sekarang ini, tidak ada unsur-unsur bahwa dia itu masuk dalam struktur pekerjaan itu, dia di luar. Jadi, buktinya hanya mereka dapat fee,” bebernya.
Berdasar keterangan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, Erick ditangkap atas dugaan penggelapan dalam jabatan di PT Asli Rancangan Indonesia. Erick ditangkap saat tiba di Bandara Internasional Juanda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022