
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang dinilai berkaitan dengan perkara tersebut.
Dalam dua hari terakhir, pada Rabu (9/9) dan Kamis (10/9), penyidik KPK menggelar penggeledahan secara maraton di enam tempat. Lokasi yang didatangi termasuk kediaman sejumlah pejabat Unsoed hingga ruangan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas.
"Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru di Unsoed, Purwokerto, selama dua hari, penyidik melakukan maraton giat penggeledahan di enam lokasi," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (11/9).
Enam lokasi tersebut terdiri dari rumah Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor IV Unsoed. Selain itu, penyidik turut menggeledah rumah seorang dosen, ruangan Sekda Banyumas, serta kediaman seorang guru SMA di Tasikmalaya.
KPK menduga, seorang guru SMA tersebut memiliki peran sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa dalam praktik yang tengah didalami KPK.
Sementara, penggeledahan di kantor Sekda Banyumas dilakukan lantaran penyidik menduga terdapat pihak yang mengetahui pemberian rekomendasi bagi calon mahasiswa. Rekomendasi tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan calon mahasiswa yang sebelumnya memberikan sejumlah uang.
"Penggeledahan di ruangan sekda, karena yang berada diduga mengetahui terkait pemberian rekomendasi agar mahasiswa yang telah memberikan sejumlah uang untuk kemudian diterima di Unsoed," ucap Budi.
Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik menemukan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik. Barang-barang tersebut antara lain diduga memuat informasi mengenai praktik penitipan calon mahasiswa dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.
"Penyidik menemukan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik, di antaranya yang terkait dengan penitipan calon mahasiswa di Unsoed," tegasnya.
Seluruh barang bukti yang ditemukan kini akan dianalisis dan ditelaah penyidik untuk mengungkap lebih jauh konstruksi perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022