Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 September 2026 | 01.21 WIB

KPK Geledah 6 Lokasi Kasus PMB Unsoed, Rumah Wakil Rektor hingga Ruang Sekda Banyumas jadi Sasaran

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang dinilai berkaitan dengan perkara tersebut.

Dalam dua hari terakhir, pada Rabu (9/9) dan Kamis (10/9), penyidik KPK menggelar penggeledahan secara maraton di enam tempat. Lokasi yang didatangi termasuk kediaman sejumlah pejabat Unsoed hingga ruangan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas.

"Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru di Unsoed, Purwokerto, selama dua hari, penyidik melakukan maraton giat penggeledahan di enam lokasi," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (11/9).

Enam lokasi tersebut terdiri dari rumah Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor IV Unsoed. Selain itu, penyidik turut menggeledah rumah seorang dosen, ruangan Sekda Banyumas, serta kediaman seorang guru SMA di Tasikmalaya.

KPK menduga, seorang guru SMA tersebut memiliki peran sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa dalam praktik yang tengah didalami KPK.

Sementara, penggeledahan di kantor Sekda Banyumas dilakukan lantaran penyidik menduga terdapat pihak yang mengetahui pemberian rekomendasi bagi calon mahasiswa. Rekomendasi tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan calon mahasiswa yang sebelumnya memberikan sejumlah uang.

"Penggeledahan di ruangan sekda, karena yang berada diduga mengetahui terkait pemberian rekomendasi agar mahasiswa yang telah memberikan sejumlah uang untuk kemudian diterima di Unsoed," ucap Budi.

Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik menemukan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik. Barang-barang tersebut antara lain diduga memuat informasi mengenai praktik penitipan calon mahasiswa dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.

"Penyidik menemukan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik, di antaranya yang terkait dengan penitipan calon mahasiswa di Unsoed," tegasnya.

Seluruh barang bukti yang ditemukan kini akan dianalisis dan ditelaah penyidik untuk mengungkap lebih jauh konstruksi perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore