
Syekh Ahmad Al Misry diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis. (Instagram: ahmad_almisry2
JawaPos.com - Bukan hanya memiliki kewarganegaraan ganda, tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri, Syekh Ahmad Al Misry, terus berusaha menghindari proses hukum di Bareskrim Polri. Berdasar informasi yang diterima oleh NCB Interpol Divhubinter Polri, dia mencoba melepas kewarganegaraan Indonesia.
Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengungkap informasi tersebut setelah berkoordinasi secara intens dengan otoritas di Mesir. Menurut dia, Syekh Ahmad sampai kemarin (13/5) masih berada di Mesir dan terus bersembunyi.
”Bahwa SAM (Syekh Ahmad) masih berada di Mesir. Hingga hari ini pihak otoritas Mesir belum memberikan jawaban secara resmi tentang permintaan kami untuk mengakomodir pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” ungkap Untung dikutip pada Kamis (14/5).
Untung pun menyebut, Syekh Ahmad berusaha melepas status kewarganegaraan Indonesia demi kewarganegaraan tunggal Mesir. Menurut dia, itu dilakukan sebagai siasat agar lepas dari pertanggungjawaban hukum di İndonesia. Sehingga proses hukum di Bareskrim Polri menjadi tersendat.
”Secara resmi KBRI Kairo telah berkomunikasi dengan saya pada pukul 11.00 WIB (kemarin) tentang upaya pelepasan kewarganegaraan Indonesia dari SAM. Upaya tersangka. Dengan melepas status ke WNI-annya, tentu dia hanya memiliki single status dan memperoleh asas perlindungan kewarganegaraannya dari Mesir,” ujarnya.
Apabila Syekah Ahmad melepas kewarganegaraan Indonesia, Untung menyatakan bahwa Polri akan semakin sulit menangkap yang bersangkutan. Mengingat pengajuan Red Notice kepada Interpol dilakukan berdasar status hukum Syekh Ahmad sebagai WNI yang menjadi tersangka.
”Tentunya akan menyulitkan kami karena pengajuan Interpol Red Notice terhadap yang bersangkutan masih status WNI,” kata dia.
Meski sempat beredar informasi Syekh Ahmad tengah berada dalam perjalanan dari Mesir ke Indonesia. NCB Divhubinter Polri memastikan informasi tersebut tidak benar. Berdasar koordinasi antara otoritas Indonesia dengan Mesir, Syekh Ahmad masih berada di Mesir.
Untung memastikan hal itu setelah dikonfirmasi oleh awak media pada Rabu (13/5). Dia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi melalui sambungan telepon dengan otoritas di Mesir. Untung menyatakan bahwa otoritas Mesir masih berusaha mencari keberadaan Syekh Ahmad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022