
Syekh Ahmad Al-Misry. (Instagram: ahmad_almisry2)
JawaPos.com - Syekh Ahmad Al Misry masih berada di negara asalnya, Mesir, sampai sekarang. Dia dinilai tidak kooperatif dalam menghadapi proses hukum atas kasus pelecehan seksual sesama jenis yang masih terus bergulir di Bareskrim Polri.
Habib Mahdi mewakili sejumlah korban melakukan koordinasi dengan Baresrim Polri menanyakan perkembangan atas kasus yang menjerat Syekh Ahmad Al Misry. Pihak kepolisian sudah melakukan pemanggilan terhadap tersangka sebanyak tiga kali.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengirimkan red notice untuk memulangkan Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir ke Indonesia.
"Namun memang ada beberapa hal dari informasi kemarin kalau nggak salah, itu ada informasi masalah 2 kewarganegaraan ya," kata Habib Mahdi.
"Saya juga meminta kepada Kedutaan Besar Mesir di Indonesia untuk bisa membantu memulangkan, mendeportasi warga negara Indonesia (Syekh Ahmad Al Misry), yang kita tahu adalah warga negara Indonesia," imbuhnya.
Habib Mahdi mengaku tidak tahu tersangka ternyata memiliki 2 kewarganegaraan. Dia hanya tahu selama ini Syekh Ahmad Al Misry adalah WNI setelah dia menikah dengan orang Indonesia.
"Saya nggak tahu kalau dia punya dua kewarganegaraan, walaupun itu sangat nyaring ya," katanya.
Dalam amatan Habib Mahdi, Syekh Ahmad Al Misry tidak kooperatif. Beberapa kali pemanggilan dilakukan, yang bersangkutan belum juga memenuhinya.
"Tidak korporatif itu sudah pasti. Selama dia menunda-nunda untuk diperiksa di Mabes Pori, otomatis ini masalah akan semakin berlarut. Jangan sampai menyatakan bahwa orang-orang itu bernegatif kepada dia, sementara dia sendiri tidak mau mempertanggungjawabkan di hadapan penyidik. Hadapi saja," tutur Habib Mahdi.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
