
Jubir KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Anggota DPR yang "nakal" perlu hati-hati. Oknum anggota yang bertingkah aneh-aneh bakal menjadi incaran pemerasan bagi pegawai gadungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun kewaspadaan itu perlu untuk seluruh wakil rakyat.
Kasus ini mencuat setelah aparat mengamankan sejumlah pelaku beserta barang bukti uang dalam jumlah besar. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam (9/4), ketika tim gabungan KPK bersama Polda Metro Jaya melakukan operasi penindakan di wilayah Jakarta Barat. Dalam operasi itu, empat orang diamankan karena diduga menyamar sebagai pegawai KPK.
"Tim gabungan KPK dengan Polda Metro Jaya Jakarta mengamankan sejumlah 4 orang yang diduga mengaku sebagai pegawai KPK dan dapat melakukan pengaturan penanganan perkara di KPK," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/4).
Keempat terduga pelaku diketahui menjalankan aksinya di wilayah Jakarta Barat. Mereka diduga telah beberapa kali melakukan modus serupa dengan menyasar pihak-pihak tertentu, termasuk pejabat negara.
Dalam penindakan tersebut, aparat juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang asing. “Dalam kegiatan tersebut, Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang sejumlah USD 17,400," ucap Budi.
Modus yang digunakan para pelaku terbilang serius, karena mengatasnamakan pimpinan lembaga antirasuah.
“Dalam modusnya, oknum ini mengaku sebagai utusan dari Pimpinan KPK yang diperintahkan untuk meminta sejumlah uang kepada Anggota DPR. Diduga permintaan ini bukan yang pertama kalinya," tegasnya.
Setelah diamankan, para terduga pelaku langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum kini tengah berjalan guna mengungkap jaringan maupun kemungkinan korban lainnya.
Budi mengingatkan seluruh pihak agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan KPK. Kepada seluruh jajaran di kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, serta berbagai unsur masyarakat lainnya, agar selalu waspada dan hati-hati dengan berbagai modus oleh oknum yang mengatasnamakan sebagai pegawai KPK.
"Pihak itu melakukan tindakan-tindakan kriminal, penipuan, pemerasan, ataupun yang mengaku dapat melakukan pengaturan perkara di KPK," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022