
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (Jabar) Ono Surono.
JawaPos.com - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, merespons terkait penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kediamannya yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (1/4) kemarin.
Melalui kuasa hukumnya, Sahali, mempertanyakan alasan KPK mematikan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) yang terpasang di rumah kliennya.
Ia menegaskan, bantahan KPK atas tidak dimatikannya CCTV saat penggeledahan di rumah Ono Surono sangat tidak logis. Sebab, KPK menyebut bahwa CCTV dimatikan oleh pihak keluarga Ono Surono.
"Penjelasan tersebut tidak logis. Pertanyaanya, apa kepentingan keluarga untuk mematikan CCTV? justru lebih baik CCTV tetap hidup dalam situasi seperti itu," kata Sahali kepada wartawan, Kamis (2/4).
Ia menegaskan, penyidik yang justru meminta agar CCTV yang terpasang dimatikan. Setelah CCTV mati, lanjut Sahali, terjadi intimidasi yang menyasar istri Ono Surono.
Baca Juga:Dunia Usaha Dinilai Punya Peran Strategis Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Daerah
"Setelah CCTV dimatikan, penyidik kemudian diduga mengintimidasi istri Kang Ono Surono dan terjadi aksi dorong mendorong dengan penasihat hukum yang mencoba melindungi istri Ono Surono," bebernya.
Ia menyebut, uang ratusan juta yang disita dari hasil penggeledahan merupakan milik keluarga dan peserta arisan dari istri Ono Surono. Hal itu dibuktikan saat pihak keluarga memperlihatkan bukti pesan WhatsApp kepada penyidik saat penggeledahan.
"Penyidik ngotot menyita uang 50 juta milik keluarga dan 200 juta milik banyak orang peserta arisan dari istri Ono Surono. Kendati sudah diperlihatkan bukti WA Group arisan kepada penyidik, bahwa uang arisan milik banyak orang, tapi tidak digubris oleh penyidik," tegasnya.
Lebih lanjut, Sahali menilai bahwa penggeledahan itu dilakukan hanya untuk framing penyidik KPK terhadap Ono Surono.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022