
Tangkapan layar CCTV detik-detik aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras di Salemba, Jakarta Pusat. (Istimewa)
JawaPos.com - Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus terekam jelas CCTV. Polisi bahkan sudah mengetahui titik awal terduga pelaku bergerak hingga melarikan diri. Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Senin (16/3).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa terduga pelaku berjumlah empat orang. Mereka sudah terpantau sebelum melakukan aksi teror terhadap Andrie di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Kamis tengah malam (12/3).
”Terpantau berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV dari sejumlah titik di wilayah Jakarta. Para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian. Pergerakan para terduga pelaku terdeteksi melalui beberapa titik kamera pengawas,” ungkap Iman.
Rute pergerakan terduga pelaku dimulai dari wilayah Jakarta Selatan (Jaksel). Mereka berboncengan dengan menggunakan dua sepeda motor. Dari titik awal tersebut, terduga pelaku menuju titik kumpul di Jalan Medan Merdeka Timur, persisnya di sekitar depan Stasiun Gambir.
Beranjak sore, terduga pelaku mulai bergerak dari depan Stasiun Gambir ke Jalan Ir. H. Juanda, kemudian menuju Jalan Medan Merdeka Barat, dan selanjutnya mereka bergerak menuju kawasan Tugu Tani. Sebelum akhirnya mengarah ke Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
”Jadi, kalau rekan-rekan mengikuti alurnya, itu mengitari Monas menuju kawasan Tugu Tani. Selanjutnya berputar dulu menuju Jalan Medan Merdeka Timur dan selanjutnya menuju YLBHI,” kata dia.
Mulai dari Kantor YLBHI itulah terduga pelaku mengikuti Andrie. Mereka bergerak mengekor Andrie dari YLBHI ke SPBU Cikini. Rekaman CCTV menunjukkan bahwa pada pukul 23.32 WIB-23.35 WIB, terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikini bersamaan dengan Andrie saat mengisi bahan bakar untuk sepeda motornya.
”Selanjutnya diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini. Kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1,” jelas Iman.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu bersyukur, di lokasi kejadian terdapat CCTV yang merekam jelas perbuatan terduga pelaku. Sehingga dari lokasi tersebut, polisi bisa melakukan penelusuran pergerakan empat terduga pelaku tersebut. Mereka terdeteksi kabur melalui rute yang berbeda.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
