
mantan Menteri BUMN Rini Soemarno. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energi (IAE).
“Hari ini KPK melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kerja sama jual beli gas antara PT PGN dan PT IAE,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (6/2).
Menurut Budi, Rini Soemarno telah memenuhi panggilan penyidik dan tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 13.14 WIB.
Meski demikian, KPK belum mengungkapkan secara rinci materi pemeriksaan yang didalami penyidik terhadap Rini.
Selain Rini, penyidik KPK juga memeriksa sejumlah saksi lain pada hari yang sama. Mereka antara lain mantan Direktur Gas Bumi Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) periode 2020–2022, Sentot Harijady Bratjanto Tri Putro; dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga menjabat Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM periode 2020–2024, Tutuka Ariadji; serta Direktur Utama Pertamina Gas periode Agustus 2018 hingga Maret 2022, Wiko Migantoro.
Pemeriksaan saksi dilakukan setelah KPK menetapkan Direktur Utama PT PGN periode 2008–2017, Hendi Prio Santoso; Direktur Komersial PT PGN periode 2016–Agustus 2019, Danny Praditya, serta Komisaris PT IAE periode 2006 hingga 22 Januari 2024, Iswan Ibrahim sebagai tersangka
Saat ini, Hendi Prio Santoso tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.
Sementara itu, Danny Praditya, Iswan Ibrahim, dan tersangka lainnya didakwa telah menimbulkan kerugian keuangan negara hingga mencapai USD 15 juta dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas di PT PGN.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
