Ustadz Abdul Somad sedang berceramah Sumber foto : Instagram/@ustadzabdulsomad_official
JawaPos.com - Pendakwah terkenal Ustadz Abdul Somad (UAS) buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekanbaru, Riau, pada Senin (3/11) malam.
Operasi tersebut menyita perhatian publik karena menyeret sejumlah pejabat, termasuk nama Gubernur Riau Abdul Wahid yang sempat disebut ikut diamankan.
Dalam sebuah video klarifikasi yang viral di media sosial, UAS dengan tegas membantah kabar bahwa Gubernur Abdul Wahid ditangkap. Ia menjelaskan, pejabat yang diamankan dalam OTT tersebut adalah Kepala Dinas PUPR dan Kepala UPT, bukan sang gubernur.
“Yang benar itu Kadis PUPR dan Ka UPT yang di-OTT. Gubernur Riau hanya dimintai keterangan,” ujar UAS dalam video tersebut.
UAS menilai penting untuk meluruskan kabar yang simpang siur agar tidak menimbulkan fitnah dan keresahan di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan publik untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kita jangan cepat menyimpulkan sebelum jelas duduk perkaranya. Jangan sampai nama baik orang tercemar karena salah informasi,” tambahnya melalui video yang kemudian viral di media sosial.
Pernyataan UAS sejalan dengan klarifikasi resmi dari Pemerintah Provinsi Riau. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Teza Darsa, menegaskan bahwa Gubernur Abdul Wahid tidak termasuk dalam daftar pihak yang diamankan.
“Gubernur hanya memberikan keterangan dalam rangkaian pemeriksaan KPK. Pemerintah Provinsi Riau siap mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan,” kata Teza.
Menurut Teza, Pemprov Riau menghormati langkah hukum yang ditempuh KPK dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada lembaga antirasuah tersebut.
Namun, pernyataan berbeda datang dari Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Ia membenarkan bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid termasuk di antara pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
“Salah satunya (Gubernur Riau ditangkap KPK),” ujar Fitroh saat dikonfirmasi.
Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai status hukum Abdul Wahid, sementara publik masih menunggu kejelasan hasil pemeriksaan lembaga antikorupsi tersebut.
Video klarifikasi UAS dengan cepat viral di berbagai platform media sosial dan menjadi bahan perbincangan warganet. Banyak yang memuji langkah UAS karena berupaya meluruskan informasi yang dianggap menyesatkan, sementara sebagian lain menunggu konfirmasi resmi dari KPK terkait kebenaran pernyataannya.
Kasus ini menjadi sorotan nasional bukan hanya karena melibatkan pejabat tinggi, tetapi juga karena komentar UAS yang kerap didengar publik dan dianggap berpengaruh dalam membentuk opini masyarakat.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
