Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 00.35 WIB

Affan Kurniawan Tewas Digilas Rantis Brimob, Viral Video 'Tabrak Aja' Picu Ledakan Amarah Publik

Mobil lapis baja milik Brimob diamuk massa usai menabrak seorang driver ojek online (ojol) hingga meninggal dunia di Tanah Abang, Jakarta Pusat,  Kamis (28/8) malam. (Istimewa) - Image

Mobil lapis baja milik Brimob diamuk massa usai menabrak seorang driver ojek online (ojol) hingga meninggal dunia di Tanah Abang, Jakarta Pusat,  Kamis (28/8) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Aksi demonstrasi besar di kawasan Senayan, Kamis (28/8), yang menuntut pembubaran DPR RI, berbuntut panjang. Demonstrasi tersebut berakhir tragis setelah seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas digilas kendaraan taktis Brimob. 

Tragedi ini tidak hanya menorehkan duka, tetapi juga membuka babak baru dalam kritik terhadap praktik represif aparat keamanan.

Sehari setelah peristiwa berdarah itu, publik diguncang dengan beredarnya rekaman video dari dalam rantis Brimob. Dalam video tersebut terdengar jelas suara seorang pria yang diduga anggota polisi memprovokasi rekannya dengan kalimat singkat namun fatal: “Tabrak aja.” 

Meski identitas pembicara tak terungkap, banyak warganet langsung mengaitkan narasi itu dengan tewasnya Affan.

Video itu cepat menyebar di X, Instagram, dan TikTok, memantik gelombang kemarahan publik. Tagar #JusticeForAffan, #RakyatLawan, hingga #ReformasiPolri menduduki trending topik nasional. 

Namun, hingga berita ini diturunkan, Mabes Polri belum memberikan klarifikasi resmi mengenai keaslian video tersebut. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, hanya menyebut kasus ini masih dalam tahap investigasi internal.

Perlambatan respons Polri membuat kecurigaan publik kian menguat. Apalagi, catatan Komnas HAM 2024 menunjukkan ada 47 kasus kekerasan aparat dalam aksi unjuk rasa, mulai dari penggunaan gas air mata berlebihan hingga tindakan fisik yang melanggar prinsip proporsionalitas. 

Kasus Affan Kurniawan kini menambah daftar panjang potret buram demokrasi jalanan di Indonesia.

Lebih jauh, tragedi ini memantik simbol-simbol perlawanan baru. Kode “1312” dan akronim “ACAB” (All Cops Are Bastards) kembali marak bermunculan dalam mural, poster, dan unggahan media sosial. 

Simbol yang lama menjadi penanda kritik terhadap kepolisian ini kini menemukan momentumnya kembali, menandai makin rapuhnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Affan Kurniawan, kini bukan sekadar korban kecelakaan demonstrasi, melainkan ikon perlawanan baru yang mempersatukan amarah rakyat terhadap negara yang dianggap gagal melindungi warganya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore