Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 02.40 WIB

Respons Kapolri Atas Permohonan Keluarga Diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan: Kami Terima Setiap Masukan

Anggota keluarga membawa foto almarhum Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Bantul. (Guntur Aga/Radar Jogja) - Image

Anggota keluarga membawa foto almarhum Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Bantul. (Guntur Aga/Radar Jogja)

JawaPos.com - Permohonan bantuan yang disampaikan keluarga diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, mendapat respons langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menegaskan bahwa Polri menerima masukan dari mana pun dalam setiap penanganan kasus. 

”Prinsipnya Polri terbuka untuk menerima masukan dari manapun, termasuk melibatkan Mabes Polri dan juga pihak eksternal untuk ikut memberikan pendampingan agar peristiwa yang terjadi betul-betul bisa terang benderang, terungkap, dan bisa dipertanggungjawabkan secara scientific,” kata Kapolri kepada awak media pada Selasa (26/8). 

Jenderal Sigit sebagai pimpinan Polri juga menginginkan agar peristiwa yang menyebabkan Arya Daru tewas bisa terungkap dan tidak terbantahkan lagi. Khususnya bagi pihak keluarga korban, umumnya bagi publik. Kematian Arya Daru pada awal Juli lalu masih menyisakan pertanyaan meski Polda Metro Jaya sudah menyampaikan hasil penyelidikan. Yakni tidak ditemukan tindak pidana. 

Meski demikian, sampai saat ini penanganan kasus tersebut belum ditutup. Penyelidik Polda Metro Jaya masih membuka ruang untuk mendalami barang bukti baru atau informasi lain berkaitan dengan kasus tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi memastikan bahwa informasi sekecil apapun bakal didalami oleh instansinya. Termasuk keterangan dari pihak keluarga.

”Itu merupakan bagian informasi, sekecil apapun ditampung oleh penyelidik, kemudian dilakukan pendalaman. Selanjutnya terkait peristiwa tersebut, penyelidik masih membuka membuka ruang bagi siapapun yang memiliki informasi untuk memberikan info tersebut kepada penyelidik guna ditindaklanjuti,” terang dia. 

Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya, disimpulkan bahwa penyelidik belum menemukan adanya tindak pidana dalam kematian Arya Daru. Sejumlah bukti dan fakta yang ditemukan dari beberapa lokasi juga menunjukkan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam kematian diplomat muda Kemlu tersebut 

”Penyelidikan masih berlangsung,” tandas Ade Ary.

Dikutip dari pemberitaan Radar Jogja, Subaryono selaku ayah kandung Arya Daru menyampaikan bahwa dia dan keluarga memohon agar perintah turun tangan dalam menangani kasus kematian putranya. Dia memohon kepada Presiden Prabowo Subianto dan instansi terkait lain agar ikut ambil bagian mengungkap kematian Arya Daru. 

”Kami mohon bapak presiden menginstruksikan kapolri, panglima TNI, menteri luar negeri, dan jajaran terkait untuk membantu menjelaskan kepada kami tentang misteri meninggalnya anak kami,” kata dia.

Subaryono pun mengungkapkan, Arya Daru merupakan putra semata wayangnya. Kehadiran Arya Daru di tengah keluarga sudah lama dinantikan. Apalagi Arya juga meninggalkan seorang istri dan dua anak. Keluarga Arya Daru menaruh harapan besar kepada diplomat muda Kemlu tersebut. Kehilangan Arya merupakan duka yang sangat dalam bagi keluarga.

”Dia (Arya Daru) lahir setelah kami tiga kali mengalami keguguran. Dia anugerah buat kami,” ujarnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore