
Arya Daru Pangayunan saat berada di Rooftop gedung Kementerian Luar Negeri sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya di Menteng Jakarta Pusat. (Istimewa)
JawaPos.com - Rangkaian peristiwa sebelum diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, ditemukan tewas mengenaskan pada Selasa pagi (8/7) sudah terang-benderang. Termasuk aktivitasnya selama lebih dari 1 jam di atas rooftop Gedung Kemlu, Jakarta Pusat (Jakpus).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menyampaikan bahwa Daru berada di atas rooftop gedung 12 lantai itu selama 1 jam 26 menit. Berdasar rekaman Closed Circuit Television (CCTV), Daru berusaha memanjat pagar pembatas gedung tersebut.
”Sudah dilakukan pemeriksaan oleh pihak digital forensik. Ada saat-saat daripada korban mencoba menaikkan badannya lebih tinggi dari pagar. Jadi, perlu kami jelaskan, pagar yang di sana tingginya adalah 150 sentimeter. Percobaan pertama sampai sebatas ketiak, jadi di sudut sebelah sini (kiri gedung),” terang Wira.
Perwira menengah dengan tiga kembang di pundak itu menyatakan bahwa percobaan pertama tidak berhasil. Kemudian Daru kembali mencoba memanjat pagar pembatas tersebut pada sisi lainnya. Pada percobaan kedua itu, Daru berhasil naik sampai tubuhnya terangkat di atas pusar.
”Kemudian yang di sebelah sini (sisi lain gedung), mohon maaf, itu sudah hampir di atas pusar, karena itu ada posisi yang tidak sempurna. Itu terekam semua,” tegas Wira.
Upaya memanjat pagar pembatas gedung Kemlu itu bersesuaian dengan hasil otopsi. Ada beberapa lebam dan memar akibat Daru berusaha memanjat pagar pembatas tersebut. Selain itu, penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian juga menunjukkan bahwa Daru sempat menyatakan ingin meloncat dari atas gedung setiap kali melihat gedung tinggi.
Diplomat berusia 39 tahun itu ditemukan meninggal dunia di atas ranjang kamar kosnya pada Selasa pagi (8/7). Jenazahnya ditemukan sudah terlilit lakban kuning pada bagian kepala. Selain lakban kuning, juga ada satu layer lain berupa plastik yang menutupi wajahnya. Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kematian Daru bukan peristiwa pidana dan tidak ditemukan keterlibatan orang lain.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
