
Penyelidik KPK, Arif Budiharjo, memberikan kesaksian untuk terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (16/5).
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto disebut menjadi aktor intelektual dari kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI yang melibatkan buron Harun Masiku. Hal itu terungkap di dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan tim kuasa hukum Hasto, Patra M. Zen.
Dalam persidangan, Patra menanyakan bahwa keterangan yang disampaikan penyelidik KPK, Arif Budiharjo bahwa Hasto merupakan aktor intelektual dari kasus suap PAW Anggota DPR RI 2019-2024.
"Sekarang masuk ke BAP, berita acara pemeriksaan 6 Januari 2025 Nomor 20 halaman 12. Itu, Bapak tegas bilang, aktor intelektual, nah ini ngeri, saya bacakan biar nggak salah karena sadis ini, ngeri. 'Dalam kasus penyuapan terhadap Wahyu Setiawan menurut pendapat saya adalah Hasto Kristiyanto', begitu yang Bapak bilang kan?," tanya Patra dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (16/5).
Merespons pertanyaan itu, Arif Budiharjo menyatakan bahwa berdasarkan hasil penelaahan tim bahwa pihak-pihak yang sebelumnya terbukti melakukan suap terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, di antaranya Donny Tri Istiqomah, Saeful Bahri, dan Agustiani Tio Fridelia berada dalam satu lingkup. Menurutnya, mereka disebut kerap melaporkan setiap aktivitas kepada Hasto.
"Jadi, ketika penyidik kepada saya terkait dengan pertanyaan hal itu, saya yang merefer kepada Tupoksi yang saya lakukan pada saat itu. Jadi, dari hasil yang kami temukan dalam proses penyelidikan bahwa masing-masing pihak yang melakukan penyuapan, dalam hal ini adalah Donny, Saeful, Tio itu memang berada di dalam satu kesatuan dengan terdakwa. Karena dia menerima arahan dan kemudian mereka melaporkan," timpal Arif.
Arif pun menyatakan bahwa berdasarkan temuan alat bukti, Hasto kerap memberikan arahan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini. "Betul. Bukti petunjuk dan keterangan," tegas Arif.
Mendengar pernyataan itu, Patra lantas menanyakan apakah Arif melihat langsung bahwa Hasto merupakan aktor intelektual dari kasus suap PAW untuk mengupayakan Harun Masiku menjadi Anggota DPR 2019-2024.
"Nanti dulu, sekarang saksi fakta ini, saudara lihat langsung nggak?," tanya Patra.
"Tidak," cetus Arif.
Sementara, disela-sela persidangan, Hasto Kristiyanto mengaku kaget disebut aktor intelektual terkait dengan kasus dugaan suap penetapan PAW Anggota DPR RI periode 2019-2024.
"Yang saya agak kaget juga disebut sebagai aktor intelektual hanya karena memberikan suatu arahan, kemudian melaporkan. Itu dianggap sebagai suatu aktor intelektual," ujar Hasto.
Ia menegaskan, apa yang dilakukan seperti mengajukan uji materi dan meminta fatwa ke Mahkamah Agung (MA) terkait PAW Harun Masiku untuk menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia merupakan langkah yang konstitusional. Hal ini berkaitan dengan Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan 1.
"Ini adalah suatu tindakan organisatoris, siapa pun sama," tegas Hasto.
Hasto Kristiyanto didakwa merintangi penyidikan kasus suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. Hasto merintangi KPK yang ingin menangkap Harun Masiku, sehingga mengakibatkan buron sampai saat ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
