IWAS alias Agus Buntung saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (2/12). (Lombok Post/ JPG)
JawaPos.com - Salah seorang korban pelecehan seksual fisik yang diduga dilakukan oleh penyandang disabilitas berinisial IWAS alias Agus Buntung buka suara. Dia mengungkap cerita pertemuan hingga menjadi korban Agus melalui podcast yang ditayangkan di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (11/12). Korban mengakui bahwa Agus berulang kali merendah hingga membuat dirinya merasa iba.
Selain pertanyaan ‘berhak nggak saya hidup?’ Agus Buntung sempat menegaskan bahwa dirinya bukan pengemis. Hal itu ditegaskan Agus saat pertama kali menemui korban. ”Agus datang, terus dia bilang gini, saya bukan pengemis,” ucap korban. Dari sana, perbincangan antara Agus dengan korban dimulai. Agus sempat mengucapkan terima kasih dan memohon agar korban berkenan menerima minuman yang dia belikan, meski korban sudah menolak.
”Dia pergi beli air ke seberang jalan. Tapi, udah lama setelah itu nggak diantar airnya. Terus (Agus datang lagi) dia bilang gini, pasti ngira nggak dianterin, pasti ngira saya ini pengemis, dia ngerendahin dirinya. Saya kasihan di sana posisinya. Terus dia bilang gini, di sini saya ngerasa nggak dihargain banget, ayo pindah tempat soalnya saya mau kasih imbalan,” ungkap korban.
Semula mereka ngobrol di Taman Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah percakapan itu, Agus mengajak korban pindah ke Taman Sangkareang. Korban mengaku sempat menolak, namun lagi-lagi Agus berupaya menjual kesedihan dengan menyampaikan bahwa dirinya merasa tidak dihargai oleh korban. ”Karena saya iba, terus saya juga ngikutin dia. Tapi, ini posisinya saya yang bonceng dia,” imbuhnya.
Korban menyatakan bahwa para pedagang di Taman Sangkareang sudah mengenal Agus. Itu tampak dari interaksi antara Agus dengan mereka. Di taman itu, Agus membelikan korban makanan. Kemudian mengajak korban ke area bermain. ”Ke ayunan, terus di sana ada orang yang lagi mesra-mesraan, terus dia bilang lihat itu cewek itu kayak menjual dirinya, saya nggak suka banget cewek yang kayak gitu,” tutur korban.
Lantaran hari semakin malam, korban menyampaikan bahwa dia ingin pulang. Namun, dia tidak tahu jalan. Sebab, dia orang baru dan belum tahu jalan. Termasuk jalan ke tempat tinggalnya. Agus pun menjanjikan akan mengantar korban pulang. Namun, dia meminta istirahat lebih dulu. ”
Di motor dia bilang kakinya sakit, terus dia bilang mau istirahat dulu. Saya merengek tetap mau pulang, tapi dia nggak ngasih,” ujarnya. Di momen itu korban mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
