
Direktur Utama PT Sansaine Exindo Jemmy Sutjiawan memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (11/9/2023).
JawaPos.com – Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G Bakti Kominfo. Mereka adalah EH (Elvano Hatorangan), JS (Jemmy Sutjiawan), dan MFM (M. Feriandi Mirza).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana menyampaikan, kini ada sebelas tersangka dalam kasus tersebut. Sebagian di antaranya sudah menjalani persidangan.
Ketut mengungkapkan, EH adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pekerjaan penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kominfo. Sementara itu, MFM merupakan kepala Divisi Lastmile/Backhaul Bakti Kominfo.
Dalam sidang untuk terdakwa Johnny G. Plate pada akhir Juli lalu, MFM sempat dipanggil untuk bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Saat itu dia mengakui bahwa proyek BTS 4G masih jauh dari target. Kemarin dia diumumkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. ”Tersangka MFM ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” kata Ketut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BAKTI Kominfo Elvano Hatorangan memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (11/9/2023).
Menurut Ketut, MFM berperan mengondisikan perencanaan sehingga memenangkan penyedia-penyedia yang telah ditentukan sebelumnya. Sementara itu, EH berperan membuat kajian seolah-olah penyedia mampu menyelesaikan pekerjaan 100 persen jika diberikan perpanjangan waktu. Padahal, saat itu progres pekerjaan dalam proyek BTS 4G Bakti Kominfo sudah dalam kontrak yang kritis. ”Dan penyedia tidak mampu melanjutkan pekerjaan,” beber dia. Serupa dengan MFM, EH juga ditahan selama 20 hari.
Sementara itu, JS sebagai direktur utama PT Sansaine Exindo dijadikan tersangka dan ditahan lantaran diduga telah menyerahkan sejumlah uang kepada beberapa tersangka. ”Yang diperuntukkan memenangkan paket pekerjaan,” jelas Ketut. (syn/c19/oni)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
