Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Agustus 2023 | 01.08 WIB

Kondisi Terkini Kos Muhammad Naufal Zidan, Mahasiswa UI yang Dibunuh oleh Kakak Tingkatnya

Kondisi terkini kos Muhammad Naufal Zidan, mahasiswa UI yang dibunuh seniornya. - Image

Kondisi terkini kos Muhammad Naufal Zidan, mahasiswa UI yang dibunuh seniornya.

JawaPos.com - Warga Jalan Palakali RT 07/05, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan Muhammad Naufal Zidan. Remaja asal Probolinggo, Jawa Timur itu ditemukan tewas dibunuh oleh kakak tingkat atau seniornya di Universitas Indonesia (UI).

Sehari setelah penemuan jenazah pada Jumat (5/8), kondisi tempat kos Zidan begitu lengang. Terlihat dari luar jika seluruh pintu kos tertutup rapat. Hanya ada 2 yang terbuka bagian jendela yang merupakan ventilasi di atas pintu kamar.

Kosan dua tingkat tersebut juga tertutup rapat oleh pagar teralis berwarna biru laut. Diintip dari celah-celah pagar hanga terlihat 3 sepeda motor terparkir di dalam garasi.

Kamar yang ditempati Zidan sendiri kabarnya masih ditutup garis polisi. Polres Metro Depok masih menyegelnya demi kepentingan penyidikan. JawaPos.com yang berada di lokasi tidak melihat adanya penghuni kos beraktivitas. Hanya terlihat seorang pria keluar dari ruangan berpintu besi.

Menurut seorang pedagang yang biasa menjajakan dagangan di sekitar kos Zidan mengatakan bahwa kosan tersebut memang tidak terlalu terlihat ramai. Namun, pemghuninya cukup banyak.

Dia sendiri mengaku tidak mengenal Zidan. Wajahnya pun tak tahu. "Kemarin emang ramai (pas ada penemuan jenazah). Kalau sehari-hari emang begini aja (nggak terlalu ramai), kan bawahnya ruko-ruko," ucapnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (5/8).

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan menimpa mahasiswa Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) berinisial MNZ, 19. Dia ditemukan tewas di dalam kosannya di wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok.

Wakasatreskrim Polres Metro Kota Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, kasus tersebut dilaporkan ke Polres pada Jumat (4/8) pagi pukul 10.00 WIB. Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus plastik sampah dua lapis.

"Mayat terbungkus dalam plastik warna hitam, di bawah kolong tempat tidur. Dalam kamar itu berantakan, tapi terlihat sempat dibersihkan," kata Nirwan di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (4/8).

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik meminta keterangan sejumlah saksi. Hasil penyelidikan membuahkan hasil dengan menangkap pelaku berinisial AAB, 23, dalam waktu 3 jam.

Pelaku diketahui senior korban di kampus. "Adik kelas satu jurusan di Fakultas Sastra Rusia, korban adik kelas pelaku dan memang berteman saling mengenal," imbuh Nirwan.

Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga tewas pada Rabu (2/8). Saat itu, korban tidak bisa dihubungi oleh keluarganya. Kemudian keluarga mengirim orang untuk mengecek korban di kosannya. Saat pintu dibuka, korban ditemukan tak bernyawa di dalam kantong plastik di kolong tempat tidur.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan beencana dan atau Pasal 351 ayat (5) KUHP. Pelaku terancam hukuman maksimal pidana mati.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore