
HUT Kemerdekaan ke 75 : Puluhan Remaja Gunung Sari, Koordinator Eksplorasi Pelestarian Alam (Kepala) Banten, Himpunan Mahasiswa Gunung Sari dan Komunitas Pencinta alam Serang (Kompas) Banten. menggelar peringatan hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin mengapresiasi sikap cepat Kepolisian Malaysia yang telah mengungkap pelaku Parodi atau penghinaan Lagu Indonesia Raya, yang diduga merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
"Kita Apresiasi, hal ini merupakan salah satu langkah awal membuka motif dari pembuatan video tersebut. Kita tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, jangan sampai ada pihak luar yang ingin melakukan adu domba kedua negara yang memiliki hubungan bilateral secara baik," ujar Aziz kepada wartawan, Jumat (1/1).
Politikus Partai Golkar itu mengharapkan agar Kepolisian Malaysia dapat cepat melakukan kordinasi dan komunikasi dengan kedutaan besar Indonesia di Kuala lumpur. Itu dilakukan agar bisa segera diproses sesuai mekanisme hukum yg berlaku di kedua negara. Mengingat, pelaku diduga merupakan Warga Negara Indonesia yang bekerja di Sabah, Malaysia.
"Indonesia menghormati proses hukum kepada Kepolisian Malaysia, kami percaya pihak Kepolisian Malaysia dan sistem peradilan Malaysia akan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku," katanya.
"Namun jika benar pelaku merupakan WNI dan pembuatannya ternyata di Tanah Air Indonesia, maka secara proses hukum, Polri dapat mengambil alih dalam kasus tersebut. Karena peristiwa itu terjadi di wilayah Indonesia," tambahnya.
Azis juga meminta kepada Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia dapat proaktif menindaklanjuti masalah ini. Sehingga dapat meredam dampak negatif dari masalah ini terhadap hubungan bilateral kedua negara.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Polri berhasil mengidentifikasi pembuat video parodi Lagu Indonesia Raya. Usai identitas pelaku dikantongi, aparat gabungan pun langsung melakukan penangkapan.
Baca juga: Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya Akhirnya Ditangkap
“Iya tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jabar di bawah Siber Mabes yang mengungkapnya,” kata kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi.
Kendati demikian, Slamet belum merinci ihwal penangkapan ini. Belum diketahui pula berapa banyak pelaku yang diamankan, serta lokasi penangkapan.
Diketahui, hubungan Indonesia dan Malaysia kembali tegang setelah munculnya video parodi lagu Indonesia Raya di akun YouTube MY Asean. Akun tersebut mengganti lirik asli dengan kata-kata melecehkan, membuat warganet Indonesia mengamuk.
Pemilik asli video dari akun MY Asean menulis judul ‘Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics Video)’ menambahkan lokasi video di Malaysia. Dan kini video itu sudah diturunkan.
Terlihat dalam video berdurasi satu menit lebih ini, selain menghina lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dia juga melecehkan bendera merah putih dan lambang burung garuda pancasila.
Sayap gagah burung garuda yang menjadi lambang dasar negara Indonesia diberi sebuah simbol penghinaan yakni kepala hewan babi. Kemudian semboyan Bhineka Tunggal Ika juga diubah menjadi ‘Indognesial Raya’.
Sementara, di bagian sebelah kiri kanan burung garuda terdapat seorang wanita sedang membuang air kecil yang mengenai bendera merah putih.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=_BTWwscjYvE

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
