Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Desember 2020 | 20.31 WIB

Pesawat Latih Jatuh di Jogja, TNI-AU Investigasi

Manuver sejumlah pesawat TNI AU pada HUT ke-74 TNI di Lanud Halim, Jakarta, Sabtu (5/10) (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Manuver sejumlah pesawat TNI AU pada HUT ke-74 TNI di Lanud Halim, Jakarta, Sabtu (5/10) (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kecelakaan yang melibatkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI-AU kembali terjadi. Kemarin (7/12) pesawat latih Korean Trainer-1 Bee atau KT-1B Wong Bee jatuh di sekitar Pangkalan Udara (Lanud) TNI-AU Adisutjipto, Jogjakarta. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengakui adanya kecelakaan itu. Namun, dia belum bisa menjelaskan secara detail peristiwa tersebut. ”Memang benar ada kecelakaan,” ujar dia ketika dikonfirmasi Jawa Pos.

Dilansir dari Radar Jogja, seorang saksi sempat mendengar suara dentuman mirip ledakan. Lalu, terpantau mobil-mobil emergency berdatangan mengarah ke sekitar lanud.

Hingga kemarin sore, Mabes TNI-AU belum memastikan penyebab kecelakaan tersebut. ”Penyebab kecelakaan masih diselidiki tim investigasi TNI-AU,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI-AU (Kadispenau) Kolonel Pnb Indan Gilang Buldansyah.

Dia mengatakan, KT-1B Wong Bee jatuh pada pukul 12.50 saat hendak mendarat di Lanud TNI-AU Adisutjipto. Pesawat bernomor registrasi LL-0111 itu sebelumnya tengah dipakai latihan rutin. Pesawat buatan Korea Selatan tersebut memang sudah lama menjadi pesawat latih bagi penerbang-penerbang TNI-AU.


Berdasar informasi yang diterima Dispenau, pesawat yang diawaki Mayor Pnb Sekti Ambarwati sebagai instruktur dan Letda Adm Krisna Nugraha sebagai siswa penerbang itu akan mendarat di runway 09 Lanud TNI-AU Adisutjipto. Namun, mereka kehilangan kendali sehingga pesawat jatuh. ”Pilot dan siswa berhasil keluar dari pesawat dengan selamat,” jelasnya.

Lantaran pesawat jatuh di ujung runway, Indan memastikan tidak ada personel TNI-AU maupun masyarakat di lokasi kejadian yang menjadi korban. Dia juga sudah mendapat informasi bahwa tidak ada kerusakan maupun kerugian materi di pangkalan TNI-AU yang berada di Lanud Adisutjipto. ”Pesawat jatuh di area tanah kosong,” ujar mantan komandan Lanud TNI-AU Adi Sumarmo tersebut.

Akibat insiden itu, kata Indan, pesawat mengalami rusak berat atau total loss. Namun, lanjut dia, yang lebih penting bagi instansinya adalah keselamatan dua personel TNI-AU.

Instruktur dan siswa yang mengawaki KT-1B Wong Bee LL-0111 langsung menjalani perawatan. TNI-AU memastikan bahwa keduanya ditangani dengan baik oleh tim dokter di Rumah Sakit Pusat TNI-AU Hardjolukito.

Kecelakaan KT-1B Wong Bee kemarin menambah catatan alutsista tersebut. Sepuluh tahun lalu, pesawat latih KT-1B Wong Bee juga pernah jatuh di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=DhUoWz_YiCY

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore