
Kerusuhan 21-22 Mei lalu yang menimbulkan banyak korban. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Hasil investigasi kerusuhan 21-22 Mei sudah mulai menemui titik terang. Secara keseluruhan, progres pendalaman kasus sudah hampir rampung. Sehingga, Polri bisa segera disampaikan kepada publik.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim investigasi yang diketuai oleh Irwasum Polri Komjen Moecgyarto itu sudah 90 persen diselesaikan. Sisanya masih terus dikerjakam sampai tuntas.
“Dari tim investigasi gabungan bisa dikatakan hampir 90 persen penanganannya sudah cukup komperhensif, namun demikain saya juga masih menunggu update secara lengkapnya,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/7).
Setelah rampung, sambung Dedi, hasilnya nanti akan disampaikan bersama-sama dengan Komnas HAM, Ombudsman dan Kompolnas. “Nanti akan disampaikan di rilis bersama," imbuhnya.
Dedi menuturkan, polri sudah menjalankan rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh lembaga lain yang memiliki fungsi pengawasan. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu Komnas HAM, Kompolnas dan Ombudsman menyelesaikan investigasinya. “Apabila dari Ombudsman sudah selesai, dari Kompolnas sudah selesai, kemudian dari Komnas HAM juga udah selesai melakukan investigasi baru nanti tim gabungan merilis,” tambahnya.
Photo
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat mengungkap kasus kerusuhan 21-22 Mei. (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)
Lebih lanjut, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu menegaskan, polri telah siap menyampaikan hasil investigasi tim gabungan ini. Hanya saja, ekpos kepada publik tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Sehingga harus menunggu data semua terkumpul dari pihak-pihak yang terlibat. “Sudah ada semuanya, tinggal disampaikan menunggu waktunya,” pungkas Dedi.
Diketahui, kerusuhan terjadi disejumlah titik di DKI Jakarta pada 21-22 Mei 2019. Diantaranya, di depan Kantor Bawaslu RI, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, dan di Slipi. Insiden pecah setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil hitung resmi pemilu 2019.
Akibat kerusuhan ini, 8 orang meninggal dunia, dan ratusan lainnya mendapat perawatan. Polisi juga telah menetapkan 442 orang sebagai tersangka yang diduga berperan menjadi provokator aksi. Kerusuhan ini juga menimbulkan sejumlah fasilitas umum.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
