
Ketua MPR, Zulkifli Hasan
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbilang masif melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada sejumlah kepala daerah jelang proses Pilkada Serentak 2018.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan, hal itu terjadi karena biaya politik yang mahal dan sistem pemilihan kepala daerah yang dinilai belum baik.
"Oleh karena itu saya kira memang perlu segera ditindak, tidak boleh dibiarkan kalau begini. Kita harus benahi sistemnya," kata Zulhas di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).
Zulhas menyebut, jika biaya politik di Indonesia terbilang mahal, maka bisa saja mengadopsi sistem seperti Amerika Latin yang biaya politik sepenuhnya ditanggung oleh negara.
"Amerika berbeda kandidat boleh menggalang dana, tapi ada aturan yang jelas. Ini harus kita benahi," jelas Zulhas.
Sebelumnya, sebanyak enam kepala daerah terjaring OTT KPK jelang Pilkada Serentak 2018. Yang teranayar, KPK menangkap Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra bersama ayahnya Asrun, yang merupakan Calon Gubernur Sulawesi Tenggara, dicokok KPK.
Keduanya diduga menerima suap proyek di daerah Sulawesi Tenggara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
