
Ilustrasi
JawaPos.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bekerjasama dengan Polda Riau melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial SY, 49 yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap suatu etnis tertentu di akun media sosial Facebook.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo mengatakan, penyidikan terhadap SY telah diserahkan oleh Bareskrim ke Polda Riau. Setelah diselidiki, penangkapan terhadap SY yang bekerja sebagai marketing perumahan tersebut langsung dilakukan. SY ditangkap di rumahnya Jalan Ikhlas, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau pada Rabu (21/2) pagi.
"Ada pelimpahan, terkait dengan penyidikan dugaan tindak pidana di bidang informasi dan transaksi elektronik oleh Bareskrim pada Rabu malam," ungkap Guntur, Kamis (22/2).
Ia menjelaskan, SY diduga dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan/atau sekelompok masyarakat tertentu atas Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
Guntur mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 20 Juli 2017 lalu. Saat itu SY memuat postingan yang mengandung muatan kebencian atau permusuhan.
"Diantara postingan tersebut, menyebutkan salah satu etnis yang intinya menjelek-jelekkan. Supaya semua pembaca akan terpengaruh dan ikut menghujat atau ujaran kebencian yang dilakukan akun tersebut," ungkapnya.
Selain itu, SY diduga juga telah melakukan pelecehan terhadap salah satu institusi yang berpengaruh terhadap salah satu agama.
"Alasannya sebagai ungkapan kekesalan hati kepada pemerintah karena melihat salah satu pemberlakuan ketidakadilan terhadap umat beragama," kata Guntur.
Tak beberapa lama setelah postingan tersebut, tim cyber dari Mabes Polri langsung melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan pelaku. Akhirnya pelaku diketahui adalah SY yang berdomisili di Kota Pekanbaru.
"Dilakukan penangkapan dan saat ini tersangka sudah kita tahan guna penyidikan lebih lanjut. Apakah dia sendiri saja melakukannya atau berkelompok, itu masih kita dalami," ucap Guntur.
Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Karena kalau salah tindakan, bisa membuat seseorang malah mendekam di penjara.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
