
Fadli Zon
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta pemerintah mengetatkan pengawasan terhadap biro penyelenggara haji dan umrah. Itu disampaikannya berkaca pada kasus First Travel.
Adapun First Travel merupakan biro penyelenggara haji dan umrah yang terbukti melakukan penipuan terhadap para jamaahnya. Pemiliknya pun kini sudah ditangkap dan dijadikan tersangka oleh Bareskrim Polri.
Kata Fadli pengawasan ketat perlu dilakukan lantaran travel haji dan umrah pasarnya sangat ramai dan jelas di Indonesia. "Dalam hal ini pemerintah ikut mengawasi usaha-usaha travel yang menyelenggarakan haji dan umrah. Jangan sampai ada yang gagal umrah gara-gara mereka tidak mampu manage atau uang nasabah diselewengkan, itu harus diatur," sebutnya saat ditanyai JawaPos.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/8).
Ya dia menilai, penyelewengan dana haji dan umrah adalah bentuk tindak kriminal. Apalagi jika melihat korban First Travel yang jumlahnya mencapai 35.000 calon jamaah.
"Itu angka besar. Mungkin harus ada seleksi lagi kepada travel-travel yamg pernah bermasalah atau kena masalah, itu diawasi, ditandai bukan mematikan juga. Kecuali, kalau memang mereka menipu atau mengambil uang jemaah diinvestasikan ke yang lain, itu tidak bertanggung jawab," pungkas Fadli.
Diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan Pasangan suami istri yang menjabat sebagai direktur utama di First Travel yakni Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. Keduanya dianggap terbukti melakukan penipuan terhadap para agen dan calon jamaah umrah First Travel.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak menerangkan, dari pemeriksaan kini keduanya resmi ditahan.
Dari pemeriksaan, total ada 70 ribu calon jamaah yang telah membayar kepada First Travel yang kebanyakan membayar paket promo Rp 14,3 juta.
"Jadi jumlah jamaah yang sudah mendaftar dan membayar itu 70 ribu orang, cukup besar ya dan hanya 35 ribu yang berangkat. Sisanya 35 ribu jemaah tidak bisa berangkat dengan berbagai alasan," papar dia.
Apabila dihitung, total kerugian jamaah kata Herry mencapai Rp 550 miliar. "Jadi kalau hitung kerugian rekan-rekan sekalian kalau Rp 14,3 juta dikali 35 ribu maka kerugian mencapai Rp 550 miliar," ungkap dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022