
Ilustrasi
JawaPos.com - Sejumlah aksi-aksi besar digelar Jakarta sebelum Pilgub DKI Jakarta 2017. Aksi bertajuk bela Islam dimulai dari 411, 212, 313 dan sejumlah aksi lainnya. Dalam aksi itu mengerahkan umat Islam dari sejumlah daerah.
Pada aksi bela Islam 212 dan 313, Polri melakukan penangkapan terhadap tokoh agama dan para aktivis yang dianggap hendak berbuat makar menggulingkan pemerintahan yang sah.
Terkait masalah itu, Hery Sucipto selaku anggota Lembaga Kerjasama dan Hubungan Internasional PP Muhammadiyah mengatakan, apa yang dilakukan Polri dibawah pimpinan Jenderal Tito Karnavian itu telah tepat. Sebab, Indonesia ini adalah negara Islam paling aman di dunia. Berbeda dengan negara Islam yang ada di Timur Tengah yang kebanyakan berkonflik.
Memang, kata dia, akhir-akhir ini gangguan kamtibmas mulai menguat sehingga perlu adanya upaya tegas yang harus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan tersebut. "Pastinya aparat memiliki barometer dan ukuran untuk mengambil langkah dan tindakan yang tepat jika ada upaya mengganggu stabilitas nasional," kata Hery di Jakarta, Senin (1/5).
Bagi Hery makar itu tidak dilihat secara sempit yaitu tindakan melawan pemerintah yang secara sah dengan senjata. Makar juga bisa dilihat secara lebih luas yaitu berniat untuk mengguling pemerintah yang sah dengan melakukan provokasi, menghasut dan upaya mengganti ideologi negara. "Serta tindakan yang ingin mengoyak persatuan yang selama ini sudah terbangun dalam bingkai NKRI," tambah dia.
Baginya keputusan Kapolri Tito Karnivian sudah berdasarkan aturan yang berlaku. "Tindakannya adalah untuk menjamin keamanan dan kepastian hukum," sambungnya.
Dia yang juga merupakan Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Dunia Islam UMJ ini meminjam istilah Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyebut Indonesia sebagai barometer keragaman.
"Pasalnya masyarakat Indonesia menjujung tinggi keberabagaman dan toloransi. Bahkan JK mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan benteng pertahanan Islam moderat di Asia Tenggara bahkan di dunia," tukasnya. (elf/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022