
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar syukuran dengan membawa sejumlah nasi tumpeng di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Kamis (12/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar syukuran dengan membawa nasi tumpeng di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Kamis (12/2).
Aksi tersebut dilakukan AMPB sebagai bentuk rasa syukur atas penahanan Bupati nonaktif Pati, Sudewo.
Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan kepala desa di lingkungan Kabupaten Pati.
Ia juga terjerat kasus dugaan suap terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Juru Bicara AMPB, Syaiful Bahri, mengatakan kehadiran masyarakat Pati di depan Gedung KPK merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.
“Kami masyarakat Pati sangat geram dengan tindakan korup yang pada kesempatan hari ini dampaknya menyeluruh sampai di tingkatan desa. Maka dari itu, selain ditindak, ke depannya kami berharap KPK bisa bersinergi dengan AMPB atau masyarakat Pati untuk memberikan edukasi atau pendidikan antikorupsi,” kata Syaiful Bahri di depan Gedung KPK.
Menurut dia, edukasi antikorupsi penting diberikan hingga ke tingkat desa, agar masyarakat memahami bahaya dan dampak korupsi.
“Sehingga masyarakat di desa dan kampung mengetahui apa itu korupsi. Sehingga di kemudian hari praktik-praktik korupsi tidak lagi terjadi di wilayah Kabupaten Pati,” ujarnya.
Selain menggelar syukuran, perwakilan masyarakat Pati juga melakukan audiensi dengan KPK.
Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan dukungan agar pendidikan antikorupsi diperluas hingga ke desa-desa.
Lebih lanjut, Syaiful berharap kasus dugaan korupsi yang menjerat Sudewo menjadi pembelajaran bagi semua institusi pemerintah di wilayah Kabupaten Pati.
"Khusus siapapun besok yang akan melanjutkan Bupati di wilayah Kabupaten Pati," imbuhnya.
Sebelumnya, pada 19 Januari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati dan menangkap Bupati Pati Sudewo.
Selanjutnya pada 20 Januari 2026, KPK membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Pada hari yang sama, KPK mengumumkan empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022