
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil sejumlah anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024 terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan penyidik dalam rangka melengkapi berkas perkara Sudewo, mantan anggota Komisi V DPR RI yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kalau terkait dengan perkaranya, tentu siapa pun akan kami minta keterangan. Keterangan para saksi akan menguatkan pembuktian bagi kami,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/2).
Ia menegaskan, setiap saksi yang dipanggil diharapkan dapat memberikan informasi relevan terkait penanganan perkara yang sedang ditangani penyidik.
Dalam persidangan kasus suap DJKA yang digelar pada 2025, nama Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, sempat mencuat sebagai pihak yang diduga menerima aliran dana. Ia disebut pernah meminta fee sebesar 10 persen dari proyek tersebut.
Selain Lasarus, terdapat pula 18 nama anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024 dari berbagai fraksi yang diduga turut menikmati fee proyek. Beberapa di antaranya adalah Ridwan Bae, Hamka Baco Kady, hingga Sadarestuwati.
Asep menyatakan, penyidikan yang tengah berjalan tidak hanya bertujuan melengkapi berkas perkara Sudewo, tetapi juga menggali kemungkinan keterlibatan legislator lain.
“Karena itu juga sudah terungkap di persidangan dan lain-lain. Tentunya diperlukan informasi tambahan, sebab untuk meningkatkan status hukum seseorang harus didukung oleh kecukupan alat bukti,” tegasnya.
Sebelumnya, KPK telah memeriksa Sudewo pada 22 September 2025 terkait kasus suap DJKA. Ia didalami soal pengaturan lelang hingga dugaan pemberian fee proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub.
Usai menjalani pemeriksaan, Sudewo memilih irit bicara. Politikus Partai Gerindra itu diperiksa kurang lebih selama lima jam sejak pukul 09.45 WIB hingga 15.03 WIB di Gedung Merah Putih KPK.
“Saya dimintai keterangan terkait dengan kereta api,” imbuh Sudewo.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
