Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 September 2018 | 23.10 WIB

Jual Salah Satu Rumah Mewahnya, Istri Novanto Ngaku Hidup Susah

Deisti Astriana Tagor Istri terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto mengaku akan menjual sejumlah aset harta kekayaannya untuk melunasi uang pengganti e-KTP sebesar USD 7,3 juta. - Image

Deisti Astriana Tagor Istri terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto mengaku akan menjual sejumlah aset harta kekayaannya untuk melunasi uang pengganti e-KTP sebesar USD 7,3 juta.

JawaPos.com - Istri terpidana korupsi e-KTP Setya Novanto, Deisti Astriana Tagor mengaku akan menjual sejumlah aset harta kekayaannya untuk melunasi uang pengganti e-KTP sebesar USD 7,3 juta, atau setara Rp 108,3 triliun. Rencana itu pun telah dikoordinasikan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


"Tadi baru koordinasi saja (untuk melunasi uang pengganti ke KPK)," kata Deisti saat ditemui di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Selasa (18/9).


Deisti pun mengaku akan menjual salah satu rumah mewahnya untuk melunasi uang pengganti dari perkara yang menjerat suaminya. Namun pengusaha salon kecantikan itu tak membeberkan secara detail mengenai lokasi rumah.


"Apa aja yang bisa dijual, iya salah satunya rumah," paparnya.


Bahkan Deisti mengaku, semenjak Novanto mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, kini hidupnya tidak lagi bersentuhan dengan kemewahan.


"Pasti, kan kita lagi susah," pungkasnya.


Sebelumnya, Setya Novanto menuturkan usai divonis 15 tahun penjara dalam kasus e-KTP, ia bukan lagi orang yang punya kendali di pemerintahan.


"Sekarang saya kan sudah rakyat biasa, kalau Ketua DPR itu mudah. Termasuk untuk menagih uang-uang yang yang memang harus saya tagih. Namun ada juga beberapa juga aset yang saya tagih dan mengalami kesulitan-kesulitan," aku Novanto.


Bahkan Novanto mengaku saat ini ditinggal oleh teman-temannya yang pada saat itu duduk bersamanya di lembaga dewan. Tak hanya itu, orang yang berutang pada dia pun hingga saat ini belum juga melunasinya.


"Ya ada yang berutang pada lari, pada meninggalkan. Saya juga agak kaget," tukas Novanto.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore