Ilustrasi. Rumah yang rusak dan porak poranda akibat di terjang banjir bandang susulan beberapa hari lalu di Nagari Batu Busuk, Padang, Jum
JawaPos.com - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendampingi aktivis Greenpeace Indonesia Iqbal Damanik dan konten kreator bernama Yansen membuat laporan ke Bareskrim Polri pada Rabu (14/1). Keduanya membuat laporan karena mendapat ancaman usai menyuarakan penanganan bencana alam di Sumatera pada akhir tahun lalu.
Ancaman yang mereka rasakan mulai dari pengiriman bangkai ayam, pesan bernada intimidasi, upaya peretasan, fitnah digital, dan teror lainnya. Bukan hanya Iqbal dan Yansen, TAUD menyebut beberapa pihak lain mengalami hal serupa. Laporan mereka teregistrasi dengan nomor LP/B/19/I/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI dan LP/B/20/I/2026/SPKT/ BARESKRIM POLRI.
”Langkah pelaporan yang diambil oleh Iqbal dan Piteng (Yansen) selaku korban teror, menyimpan harapan bahwa penegak hukum haruslah memiliki keberanian untuk mengungkap siapa sebenarnya yang mengancam iklim demokrasi di Indonesia,” kata Alif Fauzi Nurwidiastomo sebagai perwakilan dari TAUD.
Secara tegas Alif menyatakan bahwa laporan tersebut merupakan hak konstitusional warga negara yang sah. Dengan menempuh koridor hukum resmi, dia menyatakan bahwa pihaknya membuktikan aksi teror tidak meredupkan semangat para aktivis dan konten kreator untuk terus menyuarakan hak warga negara yang dilindungi oleh konstitusi.
TAUD menyampaikan bahwa Iqbal telah mengalami teror berupa paket bangkai ayam yang dikirim ke rumahnya disertai pesan dengan tulisan JAGALAH UCAPANMU APABILA ANDA INGIN MENJAGA KELUARGAMU. MULUTMU HARIMAUMU. Selain itu, Iqbal juga mendapatkan teror digital bernada ancaman pada akun Instagram pribadinya.
Sementara Yansen menerima rangkaian teror dan intimidasi berupa teror telepon tidak dikenal, peretasan, serta fitnah digital yang dimulai sejak 20 Desember 2025. Selain Iqbal dan Piteng, TAUD menyebut, aksi teror juga dialami beberapa aktivis dan influencer lain seperti kreator konten Ramond Donny Adam atau DJ Donny dan Sherly Annavita.
Polanya teror kepada mereka juga mirip. Para aktivis dan konten kreator itu diteror usai mengkritik penanganan bencana alam di Sumatera. Gema Gita Persada, salah seorang kuasa hukum Iqbal dan Yansen menyampaikan bahwa dari hasil konsultasi, Bareskrim meminta teror yang dialami Iqbal dan Piteng dilaporkan secara terpisah. Laporan Piteng diarahkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber, sedangkan laporan Iqbal ke Direktorat Tindak Pidana Umum.
”Kasus ini tidak hanya terkait tindakan ancamannya saja, tapi ada motif-motif politis yang mendasari ancaman bagi individu yang melakukan aktivisme, khususnya terkait bencana di Sumatera. Peristiwa ini telah menyebarkan rasa takut yang meluas di kalangan masyarakat sipil,” kata Gema.
Lebih lanjut, dia mendorong agar pihak kepolisian memandang kasus tersebut secara holistik dan makro. Tujuannya agar penegak hukum menindak kasus itu sebagai tindak pidana teror, bukan ancaman atau intimidasi biasa. Menurut dia, laporan yang dibuat oleh Iqbal dan Yansen adalah puncak gunung es dari banyak kasus kriminalisasi, teror, dan intimidasi terhadap warga sipil di Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022