
Gedung Kejaksaan Agung. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta menipis kabar operasi tangkap tangan (OTT) salah seorang jaksa yang beredar luas melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp sejak Selasa malam (23/12). Mereka memastikan tidak ada operasi senyap terhadap jaksa di Purwakarta yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Kepala Seksi Intelijen Kejari Purwakarta Febrianto Ary Kustiawan menegaskan hal itu. Dia menyatakan bahwa tidak ada OTT sebagaimana informasi yang beredar luas tersebut. Apalagi kabar itu turut menyebut-nyebut sejumlah pejabat daerah. Bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta Apsari Dewi, dia memastikan informasi yang beredar tidak benar.
”Tidak ada OTT seperti kabar yang beredar (melalui pesan WhatsApp),” kata dia dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media pada Jumat (26/12).
Febrianto tidak menampik bahwa ada tim dari Kejagung yang mendatangi Kejari Purwakarta. Namun, bukan untuk melakukan OTT, melainkan dalam rangka menindaklanjuti aduan yang disampaikan oleh masyarakat. Kedatangan tim dari Kejagung itu dilakukan salah satunya dengan tujuan melakukan klarifikasi terhadap salah seorang jaksa.
”Memang ada tim dari Kejagung yang datang untuk menindaklanjuti adanya Laporan Pengaduan,” imbuhnya.
Menurut Febrianto, setelah diklarifikasi di Kejari Purwakarta, jaksa tersebut dimintai datang langsung ke Kejagung untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Karena itu, dia membantah telah terjadi OTT terhadap salah seorang jaksa di Kejari Purwakarta. Terlebih OTT yang dilakukan oleh Kejagung. Dia menyatakan bahwa tidak terjadi OTT di Purwakarta sebagaimana informasi yang beredar luas.
”Sekali lagi saya luruskan, tidak ada OTT seperti kabar yang beredar belakangan ini,” kata dia menegaskan.
Dalam keterangan yang sama, Febrianto mengingatkan agar masyarakat tidak mudah dan langsung mempercayai informasi yang disebarkan oleh pihak tertentu, baik di media sosial maupun melalui pesan berantai pada aplikasi WhatsApp. Dia memastikan bahwa seluruh jajaran Kejari Purwakarta melaksanakan tugas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
