Polda Metro Jaya mengungkap kasus kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan, dalam konferensi pers pada Selasa (29/7). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kuasa hukum keluarga diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, melaksanakan audiensi dengan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (26/11). Usai audiensi tersebut, Nicholay Aprilindo sebagai salah seorang kuasa hukum keluarga Arya Daru mengungkap fakta baru. Dia menyampaikan bahwa Arya Daru pernah check in sebanyak 24 kali bersama seorang perempuan bernama Vara.
Diakui oleh Nicholay, audiensi tersebut memang diagendakan untuk keluarga Arya Daru. Namun, pihak keluarga tidak bisa hadir. Karena itu, kuasa hukum yang menggantikan. Dalam audiensi tersebut, penyidik menyampaikan beberapa hal bersifat privasi. Namun demikian, dia menyatakan bahwa informasi bersifat privasi itu tidak seperti yang dibayangkan.
”Kami banyak memberikan masukan dan informasi dan kami mendapatkan juga informasi yang dikatakan privasi. Ternyata informasi yang dikatakan privasi itu tidak yang seheboh yang diperkirakan oleh masyarakat,” terang dia saat ditanyai oleh awak media.
Nicholay menyebut, informasi yang dikatakan oleh penyidik Polda Metro Jaya bersifat privasi itu berasal dari 3 orang saksi. Pertama saksi seorang resepsionis, kedua saksi seorang petugas keamanan atau satpam, ketiga saksi dari provider pemesanan tiket online. Dari keterangan saksi-saksi itu disampaikan bahwa Arya Daru pernah check in sebanyak 24 kali bersama Vara.
"Platform online. Jadi, informasi itu disampaikan oleh 3 orang bahwa almarhum pernah check in dan sebagainya. Tapi, tidak diketahui pasti check in untuk apa, untuk siapa. Yang jelas dikatakan itu bersama seorang wanita bernama Vara. Makanya kami minta untuk diperdalam pemeriksaan terhadap Vara,” bebernya.
Berdasar sumber informasi yang sama, para penasihat hukum keluarga Arya Daru juga mendapatkan keterangan bahwa diplomat yang ditemukan tewas di kamar kosnya itu check in bersama Vara pada 2024-2025. Persisnya mulai awal 2024 sampai Juni 2025. Hotel tempat check in Arya Daru berada di wilayah Jakarta. Karena itu, pihaknya meminta polisi melakukan pendalaman.
”Wilayah Jakarta (hotelnya) ,makanya saya minta diperdalam. Dari pihak keluarga kalau mengatakan itu ada privasi ya itu buka privasinya, ya ternyata tadi privasinya check in,” jelasnya.
Jenazah Arya Daru ditemukan pada Selasa pagi (8/7). Dia ditemukan dalam keadaan kepala terlilit lakban kuning. Di balik lakban kuning tersebut juga ada plastik yang menutup wajahnya. Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Arya Daru sempat bepergian ke salah satu pusat perbelanjaan dan berdiam diri di rooftop Gedung Kemlu. (*)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
