
Arya Daru Pangayunan (ADP), 39, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Radar Jogja).
JawaPos.com – Kematian misterius diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) kembali menyita perhatian publik.
Unggahan di media sosial yang mengklaim hasil autopsi ADP memunculkan spekulasi bahwa Arya disebut bukan tewas karena bunuh diri, melainkan korban pembunuhan terselubung.
Informasi itu diunggah pemilik akun Instagram @nationalsecurity.id. akun tersebut mempublikasikan unggahan yang diklaim berasal dari “Divisi Forensik NSA”. Isinya menyebut bahwa ada kejanggalan serius dalam kematian Arya.
Disebutkan, terdapat luka memar pada tubuh korban dan simbol misterius di bagian perut kiri bawah yang hingga kini belum bisa diidentifikasi.
Tak hanya itu, dalam unggahan tersebut, pelaku bahkan dituding sebagai aktor profesional yang menggunakan metode "pembungkus" atau non-destructive killing.
NSA RI menyimpulkan bahwa terdapat pemilihan fakta secara sepihak dan pengaburan narasi demi menutup dugaan pembunuhan.
Namun, kabar ini langsung ditepis oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Komisioner Kompolnas Choirul Anam menegaskan bahwa hingga kini belum ada hasil resmi autopsi dari kematian Arya Daru Pangayunan.
"Sampai saat ini belum ada hasil autopsi. Kemarin kami juga sama Polda Metro Jaya, mendalami itu, dan menunggu hasil otopsinya," ujar Anam saat dikonfirmasi JawaPos.com, Rabu (23/7).
Anam menjelaskan, proses yang saat ini ditunggu adalah autopsi lanjutan dengan tujuan tertentu, guna menggali lebih dalam penyebab pasti kematian Arya. "Maksudnya yang belum dan sedang ditunggu adalah otopsi dengan tujuan tertentu dan mendalam," ungkapnya.
Diketahui, Arya Daru Pangayunan ditemukan tak bernyawa dengan kepala terlilit lakban di indekos kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kasus ini pun masih menyisakan tanda tanya besar terkait penyebab kematiannya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
