Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 21.20 WIB

Kepribadian Diplomat Kemenlu Arya Dikenang Temannya Sebagai Orang Baik dan Cerdas

Arya Daru Pangayunan (ADP), 39, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Radar Jogja). - Image

Arya Daru Pangayunan (ADP), 39, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. (Radar Jogja).

JawaPos.com – Kasus kasus tewasnya Diplomat atau pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan di Menteng,  Jakarta pusat masih menjadi misteri. 

Kematian Arya menjadi sorotan setelah jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tubuh Arya terbungkus selimut dan kepalanya terikat lakban, tergeletak di atas kasur kamar 105 Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil No 22, Menteng, Jakarta Pusat.

Tak hanya keluarga, kehilangan Arya juga menyisakan luka mendalam bagi para sahabatnya. 

Dilansir dari Radar Jogja, Ardhi Iswansyah,  satu rekan Arya semasa SMA di Muhammadiyah 1 Yogyakarta mengungkap kepribadian korban semasa hidup. Ia mengenang Arya sebagai pribadi istimewa yang selalu membawa aura positif.

“Kami cukup syok dengan apa yang menimpa teman kami, sahabat kami,” ucap Ardhi saat berada di rumah duka.

Ia menyebut Arya sebagai teman yang cerdas, berprestasi, dan tidak pernah memiliki konflik dengan siapa pun semasa sekolah.

“Arya itu sosok yang baik dan cerdas,” ungkapnya.

Menurut Ardhi, karier Arya sebagai diplomat merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi sejak masa muda.

“Merupakan salah satu teman sekolah yang punya karir cukup bagus. Serta dikenal tidak pernah memiliki musuh semasa sekolah,” kenangnya.

Ardhi mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Arya melalui Instagram sekitar dua minggu lalu. Sementara di grup WhatsApp alumni, Arya sempat menyampaikan ucapan belasungkawa kepada guru mereka yang wafat.

Kini, Arya meninggalkan duka mendalam bagi istri, dua anaknya, keluarga besar, dan para sahabat yang mengenalnya sebagai pribadi bersahaja dan inspiratif.

Namun, pihak keluarga masih memilih untuk tidak memberikan keterangan.
“Mohon maaf tidak bisa (diwawancarai, Red), kami sedang berduka,” ujar seorang pria dari rumah duka saat ditemui Radar Jogja.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore