
Kepala Biro Humas dan Protokoler BNN Brigjen Sulistyo Pudjo. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengejaran terhadap Dewi Astutik terus dilakukan. Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan terus berupaya mendeteksi keberadaan Dewi Astutik. Diduga Dewi berada di lokasi yang sama dengan Fredy Pratama, perbatasan Thailand, Myanmar, dan Kamboja.
Kepala Biro Humas dan Protokoler BNN Brigjen Sulistyo Pudjo menuturkan, berdasarkan data BNN dalam menelusuri para buronan dalam kasus ini, maka diketahui ujung dari kasus ini merupakan Dewi Astutik. "Jadi Dewi ini yang paling ujung dari sindikat ini," paparnya.
Keberadaan dari Dewi juga telah terdeteksi. Dari berbagai upaya keras BNN diduga Dewi sedang bersembunyi di Thailand. "Tepatnya perbatasan antara Thailand, Myanmar, dan Kamboja," ujarnya kepada Jawa Pos.
Perbatasan ketiga negara tersebut memang dikenal sebagai wilayah tanpa hukum. Pemerintah Thailand sempat melakukan operasi besar-besaran di perbatasan tersebut, salah satunya untuk mengejar Fredy Pratama. Namun, operasi itu belum membuahkan hasil, kendati Pemerintah Thailand sempat mematikan akses aliran listrik ke wilayah tersebut.
Sementara dalam konferensi pers di Batam pada Senin (25/5) Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom tidak memberikan penjelasan keterkaitan antara Fredy Pratama dengan Dewi Astutik. Namun begitu, Fredy memang di lokasi yang hampir sama dengan Dewi Astutik. "Di daerah perbatasan ini memang tidak bisa dikontrol pemerintah di sana," paparnya.
Kawasan tersebut memiliki milisi-milisi bersenjatanya sendiri. Persenjataannya juga sangat lengkap. "Jadi perlu kerjasama militer untuk mencari orang di sana," terangnya.
Diketahui Fredy Pratama merupakan bandar narkotika terbesar di Indonesia. Dia terdeteksi memiliki ratusan kaki tangan yang telah tertangkap. Bahkan, penegak hukum berupaya mempersempit pergerakannya dengan menjerat tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap keluarga Fredy di Indonesia. Namun, hingga kini Fredy belum juga tertangkap.
Upaya Bareskrim dengan timbal balik menangkap buronan kakap Thailand Chaowalit Thongduang belum membuahkan hasil. Fredy belum tertangkap, kini muncul Dewi Astutik yang juga menjadi pengendali dibalik penyelundulan lebih dari 2 ton narkotika. (idr)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
