
ILUSTRASI: Buronan kasus narkoba mengaku telah menyetor uang kepada mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Tidak tanggung-tanggung, uang yang disetorkan mencapai Rp 1,6 miliar.. (Pixabay)
JawaPos.com - Pelarian buronan kasus narkoba atas nama A. Hamid alias Boy berakhir. Pada Senin (9/3), penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri berhasil menangkap Boy di Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Kepada penyidik, dia mengaku telah menyetor uang kepada mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Tidak tanggung-tanggung, uang yang disetorkan mencapai Rp 1,6 miliar. Uang sebanyak itu diberikan oleh Boy agar mendapat beking dalam mengedarkan narkoba di Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB).
”Menurut keterangan A. Hamid alias Boy, yang bersangkutan sudah menyetorkan uang sebanyak Rp 1,6 miliar dalam rentang waktu Mei-September 2025 kepada Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi untuk meminta perlindungan terkait peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Bima,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipid Narkoba) Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dikutip Jumat (13/3).
Kepada polisi, Boy mengakui bahwa uang sebanyak itu diserahkan beberapa kali. Pertama, Rp 400 juta diserahkan dalam bungkus plastik warna hitam di depan kantor Satnarkoba Polres Bima Kota. Kedua, Rp 400 juta diserahkan dalam bungkus plastik warna hitam di Lamboade Gym. Ketiga, Rp 400 juta diserahkan dalam bungkus plastik warna hitam di depan kantor Satnarkoba Polres Bima Kota.
Kemudian setoran keempat, Rp 200 juta diserahkan menggunakan plastik warna hitam di belakang Mess AKP Malaungi. Dan setoran kelima Rp 200 juta diserahkan langsung kepada AKP Malaungi di pinggir jalan di depan Hotel Mutmainah. Semua uang itu dipastikan oleh Boy sudah diterima oleh AKP Malaungi.
Pelariannya dimulai setelah mendapat informasi bahwa polisi membongkar praktik pengedaran narkoba di Bima Kota. Dia terbang dari Bima ke Jakarta untuk menemui kekasihnya yang bernama Rosmawati di wilayah Kunciran, Banten. Di tempat itu, dia menghubungi Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
”Menyampaikan informasi bahwa A. Hamid alias Boy sedang dikejar polisi dan meminta perlindungan kepada Erwin Iskandar alias Koko Erwin, lalu Koko Erwin menyarankan untuk segera ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk bersembunyi dan akan dibantu oleh rekannya yang bernama Dedde Hananda,” jelasnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa buron kasus narkoba bernama lengkap Erwin Iskandar alias Ko Erwin berhasil diringkus oleh Bareskrim Polri. Petugas menangkap bandar yang diduga menyetor uang miliaran rupiah kepada mantan kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, itu diamankan saat hendak kabur ke luar negeri.
”Benar bahwa DPO Erwin telah ditangkap oleh Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, untuk lebih detailnya akan disampaikan pada saat konferensi Pers,” ungkap Brigjen Eko pada Jumat (27/2).
Erwin terdata sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) kelahiran Makassar pada 30 Mei 1969. Dia beralamat di empat tempat berbeda yang tersebar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada surat itu juga dituliskan ciri-ciri buron tersebut. Yakni tinggi badan 167 cm, berat badan 85 kilogram, rambut pendek lurus hitam, dan warna kulit sawo matang.
Sebelum menjadi DPO dan diringkus, Erwin menjadi bandar di Kota Bima, NTB. Dia sempat berkomunikasi dengan tersangka dalam kasus narkoba yang ditangani oleh Polda NTB. Yakni Maulangi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Bima Kota. Tersangka Maulangi adalah bawahan langsung mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
