
Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
JawaPos.com-Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai jika kasus mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berlarut maka kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian (Polri) bisa menurun.
"Pada prinsipnya bahwa kalau ini berlarut-laut, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini makin turun," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman usai sidang gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.
Boyamin mengatakan pada awalnya polisi terbilang hebat lantaran dianggap mampu membersihkan oknum-oknum "nakal".
Terlebih, menurut pantauannya di media sosial, banyak masyarakat yang mendukung upaya polisi untuk menangani kasus Firli sehingga hal itu harus dipegang teguh oleh aparat penegak hukum.
"Nah itu yang harus diperhatikan oleh kepolisian sendiri, jangan sampai ini menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum ini," ujarnya.
Lalu, adanya dugaan penguluran waktu oleh sejumlah pihak, dia beragumen berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi yang menyatakan penanganan korupsi harus dilakukan secepatnya.
Hingga kini, dia menilai pihak termohon belum juga menuntaskan perkara.
Oleh karena itu, dia menduga penyidikan ini telah dihentikan secara tidak sah.
Kendati demikian, terkait itu, dia juga menyatakan tidak bisa berasumsi penguluran kasus ini diduga lantaran Firli merupakan purnawirawan Polri.
"Saya tak bisa menuduh itu, kalau nanti misalnya saya sampai gugat enam kali ternyata tidak ada proses berikutnya, ya berarti tuduhan itu bisa aja ada pembenaran," ujarnya.
Firli tersandung kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Sidang praperadilan di PN Jaksel diajukan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Lembaga Pengawasan, Pengawalan dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) serta Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia (KEMAKI).
Sebagai pihak termohon, yaitu Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kepala Kepolisian RI dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan MAKI, KEMAKI dan LP3HI terhadap Polda Metro Jaya terkait belum ditahannya mantan Ketua KPK Firli Bahuri, pada Jumat (5/4). (*)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
